5 Emiten Eropa Rilis Lapkeu Q1, Sinyal Campur

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
5 Emiten Eropa Rilis Lapkeu Q1, Sinyal Campur

Share this article

Gotrade News - Lima emiten mid-cap Eropa baru saja merilis laporan keuangan Q1 2026 secara serentak. Hasilnya campur, dari maskapai yang pulih sampai produsen balkon yang stagnan.

Musim lapkeu Eropa biasanya luput dari radar investor ritel Indonesia. Padahal sinyal dari sini sering mendahului tren pasar global yang lebih besar.

--- - Norwegian Air pangkas rugi Q1 jauh di bawah estimasi analis - Balco stagnan di sales tapi order backlog naik 20% - Vestum dan Zalaris meleset dari ekspektasi konsensus ---

Norwegian Air Shuttle, maskapai berbiaya rendah Norwegia, mencatat pendapatan NOK 6,9 miliar pada Q1 2026. Rugi EBIT hanya NOK 220 juta, jauh lebih baik dari estimasi rugi NOK 954 juta.

Saham NAS turun tipis 1,11% meski hasilnya kejutan positif. Manajemen memandu pertumbuhan kapasitas penuh tahun 2026 sekitar 3%.

Balco Group, produsen solusi balkon Swedia, membukukan penjualan SEK 299 juta dengan laba mendekati nol. Sahamnya anjlok 4,52% setelah laporan dirilis.

Yang menarik, order backlog Balco melonjak lebih dari 20% menjadi SEK 1,49 miliar. Sinyal ini menandakan potensi pemulihan pendapatan di kuartal-kuartal mendatang.

Zalaris, penyedia layanan HR-tech asal Norwegia, mencatat pendapatan NOK 372 juta atau naik tipis 0,5%. Angka ini meleset dari konsensus analis di NOK 405 juta.

Segmen managed services Zalaris tumbuh 7,9%, namun bisnis konsultansi anjlok 15% dalam mata uang lokal. Pergeseran ke pendapatan berulang menjadi tema utama manajemen.

Micro Systemation, spesialis forensik digital Swedia, mencatat penjualan SEK 101,2 juta atau naik 7,6%. Disesuaikan dengan kurs, pertumbuhan mencapai 14,7%.

Perusahaan masih merugi SEK 5,8 juta karena investasi produk baru seperti XRY Pro Express. Annual contract value mereka tumbuh 38% YoY di Maret, sinyal kuat untuk recurring revenue.

Vestum, grup infrastruktur Swedia, mencatat penjualan SEK 826 juta atau turun 2% organik. Sahamnya turun tipis 0,20% pasca rilis.

Segmen Flow Technology Vestum cemerlang dengan EBITA naik 59%. Namun segmen Solutions tertekan oleh cuaca dingin dan divestasi unit margin rendah.

Menurut laporan Investing.com pada Senin (28/04), benang merahnya adalah dispersi yang tinggi antar sektor mid-cap Eropa. Investor ritel global perlu jeli memilah pemenang dari sektor yang masih tertekan.

Bagi investor Indonesia yang ingin eksposur ke tema ekuitas global, akses ke saham AS dan ETF tersedia melalui aplikasi Gotrade.

Disclaimer: Gotrade Indonesia adalah aplikasi investasi yang terdaftar resmi di OJK dan didukung oleh PT Valbury Asia Futures.

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade