Fed Tahan Suku Bunga 3,75%, Warsh Mulus ke Senat

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Fed Tahan Suku Bunga 3,75%, Warsh Mulus ke Senat

Share this article

Gotrade News - The Federal Reserve menahan suku bunga acuan di 3,5-3,75% pada FOMC Rabu (29/04). Hasil ini sesuai ekspektasi pasar namun diwarnai suara pecah terbesar sejak 1992.

Pada saat hampir bersamaan, Komite Perbankan Senat AS meloloskan nominasi Kevin Warsh sebagai calon Gubernur Fed dengan suara 13-11. Powell akan mundur dari kursi Gubernur 15 Mei 2026 sehingga jalan Warsh kian mulus.


Key Takeaways

  • The Fed mempertahankan rentang 3,5-3,75% dengan empat pejabat dissent, terbesar sejak Oktober 1992.
  • Stephen Miran ingin memangkas 25 basis poin sementara Hammack, Kashkari, dan Logan menolak nada dovish.
  • Senat akan mengonfirmasi penuh Warsh sebelum 15 Mei 2026, jadwal yang membentuk arah kebijakan moneter berikutnya.

Komposisi voting 8-4 itu disebut CNBC Indonesia sebagai pecah suara terlebar dalam 34 tahun. Selain Miran, tiga presiden Fed regional juga menolak meski masing-masing dengan alasan berbeda.

Pernyataan FOMC menyebut inflasi masih tinggi karena kenaikan harga energi global, sebuah pergeseran nada dari sebelumnya. Inflasi AS pada Maret 2026 tercatat 3,3%, level tertinggi sejak Mei 2024.

Suara 13-11 di Komite Perbankan Senat lolos setelah Senator Thom Tillis berpaling, mengutip jaminan dari Departemen Kehakiman. DOJ setuju menunda investigasi pembengkakan biaya renovasi gedung Fed yang sebelumnya jadi ganjalan utama.

Powell mengucapkan selamat kepada Warsh atas progres nominasi sambil mengisyaratkan tetap di Dewan Gubernur. Posisi ini bertahan hingga investigasi renovasi tuntas, menurut Bloomberg Technoz dan CNBC Indonesia.

Senator Elizabeth Warren memperingatkan Trump masih menginginkan kendali penuh atas Fed. Demokrat juga meminta penghentian proses hukum terhadap Gubernur Lisa Cook sebagai syarat lanjutan.

Wall Street melemah, Dow Jones turun 280,12 poin atau 0,57%, S&P 500 turun 0,04%, Nasdaq naik 0,04%. Pelaku pasar masih mencerna risiko kebijakan moneter yang lebih ketat lebih lama.

Kombinasi rate hold dan transisi pimpinan Fed membuat lintasan suku bunga ke depan masih tidak pasti. Investor Indonesia perlu memperhatikan dampaknya pada arus modal, rupiah, dan IHSG dalam beberapa pekan mendatang.

Referensi

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade