GOTO Cetak Laba Bersih Rp607 Miliar di Semester I 2026

Setya MahardikaSetya Mahardika
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Bagikan artikel

GOTO Cetak Laba Bersih Rp607 Miliar di Semester I 2026

Gotrade News - GOTO membukukan laba bersih Rp607,48 miliar sepanjang semester I 2026, berbalik dari rugi bersih Rp580,01 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan keterbukaan informasi GoTo ke Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis 29 Juli 2026, pendapatan bersih perusahaan tumbuh 28,45% secara tahunan menjadi Rp10,99 triliun dari Rp8,55 triliun. Pencapaian ini menandai laba bersih dua kuartal berturut-turut, sekaligus menempatkan GoTo sebagai salah satu super-app Asia Tenggara yang mampu mempertahankan profitabilitas di tengah tekanan biaya baru.

Key Takeaways

  • Laba bersih semester I 2026 mencapai Rp607,48 miliar, berbalik dari rugi Rp580,01 miliar setahun sebelumnya.
  • Pendapatan bersih naik 28,45% menjadi Rp10,99 triliun.
  • Adjusted Group EBITDA melampaui Rp1 triliun untuk pertama kali, lebih dari dua kali lipat secara tahunan.
  • Komisi aplikasi Gojek 8% berlaku 1 Juli 2026 dan menekan panduan segmen On-Demand Services.

Menurut ANTARA News, adjusted Group EBITDA GoTo melampaui Rp1 triliun untuk pertama kalinya dan tumbuh lebih dari dua kali lipat secara tahunan. Laba usaha tercatat Rp781,88 miliar, berbalik dari rugi usaha Rp171,60 miliar pada semester I 2025, sementara beban usaha naik 16,87% menjadi Rp10,21 triliun. Total aset per 30 Juni 2026 mencapai Rp47,47 triliun, dengan dana pinjaman yang disalurkan melonjak 64,67% menjadi Rp2,7 triliun. Momentum ini menempatkan GoTo dalam kelompok kecil operator super-app regional yang menunjukkan tren pemulihan margin, sejalan dengan lintasan yang ditempuh Grab (GRAB) dan Sea (SE) dalam beberapa kuartal terakhir.

Rincian Pendapatan per Segmen

Dilansir dari Kompas, pertumbuhan pendapatan ditopang oleh hampir seluruh segmen bisnis. Segmen Delivery Services menyumbang Rp3,2 triliun, tumbuh 16,48%, sementara Service Fees mencapai Rp3,15 triliun. Segmen Lending mencatatkan Rp2,71 triliun dengan lonjakan 65%, biaya layanan e-commerce Tokopedia naik 32,3% menjadi Rp551 miliar, dan pendapatan iklan tumbuh 8% ke Rp254 miliar. Pendapatan dari segmen lainnya turut naik 46,5% menjadi Rp1,13 triliun.

Baca juga: Laba Emiten Semester I 2026 Terbelah, BJBR Melejit
SegmenPendapatanPertumbuhan YoY
Delivery ServicesRp3,2 triliun+16,48%
Service FeesRp3,15 triliun+14,9%
LendingRp2,71 triliun+65%
Biaya layanan e-commerce (Tokopedia)Rp551 miliar+32,3%
IklanRp254 miliar+8%
LainnyaRp1,13 triliun+46,5%

Dampak Komisi Aplikasi 8% ke Panduan On-Demand

Kinerja positif ini datang bersamaan dengan penerapan struktur komisi baru untuk transportasi roda dua Gojek yang berlaku 1 Juli 2026, sesuai Keputusan Menteri Perhubungan No. 532/2026, yaitu komisi aplikasi sebesar 8%. Melansir ANTARA News, GoTo mempertahankan panduan adjusted Group EBITDA setahun penuh 2026 di kisaran Rp3,2-3,4 triliun, namun menyesuaikan komposisi antar-segmen.

Panduan segmen Fintech dinaikkan menjadi Rp1,7-1,8 triliun dari sebelumnya Rp1,4-1,5 triliun, sementara panduan segmen On-Demand Services diturunkan menjadi Rp1,4-1,5 triliun dari Rp1,7-1,8 triliun akibat penerapan komisi aplikasi 8%. Penyesuaian ini menjadi indikator bagaimana perubahan regulasi tarif dapat menggeser struktur pendapatan platform ride-hailing, tantangan yang juga relevan bagi pemain global seperti Uber (UBER).

Group CEO GoTo Hans Patuwo menyatakan capaian ini mencerminkan disiplin operasional perusahaan. "Kami mencatatkan laba bersih selama dua kuartal berturut-turut, dengan adjusted Group EBITDA lebih dari dua kali lipat secara tahunan dan melampaui Rp1 triliun untuk pertama kalinya," ujar Hans, seperti dikutip ANTARA News.

Baca juga: Gotrade Daily: AWS Amazon Melejit, Rekor untuk Microsoft

Sumber:

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Welcome Rewards

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade