Gotrade Daily: Ancaman Tarif Greenland Picu Aksi Jual Tajam

Gotrade Daily: Ancaman Tarif Greenland Picu Aksi Jual Tajam

Share this article

Risiko kebijakan memaksa pasar melakukan repricing cepat.


Pasar saham AS mencatat penurunan terdalam sejak Oktober setelah Presiden Donald Trump meningkatkan tekanan geopolitik terkait Greenland, memicu kekhawatiran baru terhadap perdagangan dan stabilitas kebijakan global. Indeks utama sebelumnya berada dekat level tertinggi, sehingga ruang toleransi terhadap kejutan kebijakan relatif sempit.

Trump menyatakan bahwa negara-negara yang menentang rencana akuisisi Greenland oleh AS akan dikenakan tarif bertahap, dimulai 10% pada Februari dan meningkat hingga 25% pada Juni. Pernyataan ini langsung mengguncang sentimen, mendorong arus keluar dari aset AS seiring kenaikan imbal hasil obligasi dan pelemahan dolar.

Reaksi pasar mencerminkan betapa sensitifnya valuasi saat ini terhadap risiko non-ekonomi. Dengan ekspektasi laba yang tinggi dan harga aset yang sudah mahal, investor bergerak cepat memangkas risiko ketika ketidakpastian kebijakan meningkat.

Sejumlah pemimpin Eropa merespons dengan sinyal potensi langkah balasan, sementara pelaku pasar menyoroti risiko lanjutan terhadap arus modal global dan permintaan terhadap utang AS. Dengan Trump dijadwalkan berbicara di Davos, arah kebijakan tetap menjadi faktor utama yang membayangi pasar.


📊 Market Wrap 21 Jan 2026


🧠 Catatan Analis Hari Ini


💬 Market Highlights

Netflix Proyeksikan Pendapatan US$51 Miliar di 2026, Bidik Margin Operasi 31,5%

Netflix (NFLX) menargetkan pendapatan sebesar US$51 miliar pada 2026 atau tumbuh sekitar 14% yoy, dengan margin operasi ditargetkan naik ke 31,5%. Pertumbuhan didorong oleh ekspansi jumlah pelanggan, penyesuaian harga, serta lonjakan bisnis iklan yang diproyeksikan hampir dua kali lipat menjadi sekitar US$3 miliar. Manajemen juga menegaskan akuisisi Warner Bros. Studios dan HBO tengah diproses dan diposisikan sebagai akselerator strategis, bukan pengganti pertumbuhan organik, meski akan memberi tekanan biaya jangka pendek terhadap margin.


Cenovus Pertimbangkan Penjualan Aset Migas Alberta Senilai C$3 Miliar

Cenovus Energy (CVE) dikabarkan sedang mengevaluasi penjualan aset minyak dan gas konvensional di Deep Basin, Alberta, dengan potensi nilai sekitar C$3 miliar. Langkah ini bertujuan memperkuat neraca keuangan setelah akuisisi MEG Energy senilai C$8,5 miliar yang mendorong lonjakan utang bersih. Fokus strategis Cenovus kini semakin diarahkan ke bisnis utama oil sands, khususnya proyek Christina Lake.


Akuisisi Pabrik Micron di Taiwan Dinilai Percepat Ekspansi DRAM

Akuisisi fasilitas fabrikasi chip Micron (MU) di Taiwan dari Powerchip senilai US$1,8 miliar dinilai analis sebagai langkah strategis untuk mempercepat peningkatan produksi DRAM di tengah kelangkaan pasokan global. Pabrik tersebut diperkirakan mulai berkontribusi signifikan pada output wafer pada paruh kedua 2027, sekaligus memberi keunggulan geografis dan operasional bagi Micron. Analis melihat langkah ini memungkinkan Micron melompat lebih cepat dibanding pesaing dalam memenuhi permintaan AI dan data center.


📅 Jadwal Laporan Keuangan


Pasar bukan sedang runtuh, melainkan berotasi. Dengan geopolitik, kebijakan perdagangan, dan musim earnings saling bertabrakan, kepemimpinan pasar akan ditentukan oleh hasil nyata dan eksekusi, bukan sekadar narasi.

Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade