Software pertahanan kembali jadi sorotan saat volatilitas pasar meningkat.
Saham AS ditutup melemah pada Selasa seiring volatilitas pasar yang masih tinggi akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, meski indeks utama berhasil memangkas penurunan tajam di awal sesi. Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq 100 masing-masing turun sekitar 0,8%, 0,9%, dan 1,1% setelah sempat jatuh jauh lebih dalam sebelumnya.
Pada satu titik, Dow sempat merosot lebih dari 1.250 poin sebelum berbalik memangkas penurunan ketika investor mulai menilai kembali potensi dampak ekonomi dari konflik tersebut.
Sentimen sedikit membaik setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Angkatan Laut AS dapat mengawal kapal tanker melalui Selat Hormuz jika diperlukan, yang membantu meredakan kekhawatiran mengenai gangguan besar terhadap pasokan energi global.
Meski demikian, West Texas Intermediate crude tetap naik 3,6% ke US$73,80 per barel, mencerminkan premi risiko geopolitik yang masih melekat pada pasar energi.
Saham energi seperti Exxon Mobil (XOM), Chevron (CVX), Marathon Petroleum (MPC), Occidental Petroleum (OXY), dan Phillips 66 (PSX) bergerak campuran setelah reli pada sesi sebelumnya, sementara kontraktor pertahanan seperti Lockheed Martin (LMT), RTX (RTX), dan Northrop Grumman (NOC) terkoreksi tipis setelah penguatan tajam awal pekan.
Salah satu pengecualian adalah Palantir Technologies (PLTR) yang masih menguat 1,4% setelah melonjak 5,8% pada sesi sebelumnya. Sekitar setengah pendapatan Palantir berasal dari kontrak pemerintah, sehingga meningkatnya fokus pada belanja pertahanan dan keamanan nasional turut mendorong saham ini naik sekitar 13% dalam empat hari terakhir.
Didukung laporan keuangan yang kuat dan proyeksi pertumbuhan pendapatan sekitar 73% dalam 12 bulan ke depan, perusahaan ini semakin dipandang sebagai penerima manfaat dari pertumbuhan AI sekaligus peningkatan belanja pertahanan, meski valuasinya tetap menjadi perdebatan di Wall Street.
📊 Market Wrap

🧠 Catatan Analis Hari Ini

💬 Market Highlights
Best Buy Targetkan Pendapatan US$41,2–42,1 Miliar di Fiskal 2027 Seiring Momentum Marketplace dan Iklan
Best Buy (BBY) memproyeksikan pendapatan fiskal 2027 di kisaran US$41,2–42,1 miliar dengan comparable sales antara turun 1% hingga naik 1%, serta adjusted EPS US$6,30–6,60, di tengah lingkungan makro yang masih campuran, setelah Q4 mencatat pendapatan US$13,8 miliar dan adjusted EPS US$2,61 dengan margin operasi 5%, sementara inisiatif Marketplace digital dan Best Buy Ads menjadi pendorong utama ekspansi margin kotor sekitar 30 basis poin ke depan, meski perusahaan tetap mewaspadai tekanan biaya memori, intensitas promosi, dan permintaan konsumen yang melemah di kategori seperti home theater dan appliances, sembari melanjutkan pembukaan enam toko baru domestik dan pengembalian modal sekitar US$1,1 miliar kepada pemegang saham.
Saham Lithium Turun Tajam Dipimpin Albemarle Seiring Kekhawatiran Permintaan
Albemarle (ALB) memimpin penurunan saham sektor lithium setelah harga lithium karbonat di China anjlok sekitar 13% ke 150.860 yuan per ton metrik akibat melemahnya prospek permintaan dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah, dengan saham Lithium Argentina, Sigma Lithium, Mineral Resources, SQM, Lithium Americas, dan Standard Lithium juga terkoreksi tajam, sementara pelemahan ini dipicu laporan penjualan Februari yang lebih lemah dari sejumlah produsen kendaraan listrik China termasuk BYD yang mencatat penurunan lebih dari 40% yoy, membalikkan reli sebelumnya yang didorong pembatasan ekspor lithium Zimbabwe.
Zscaler Dapat Rating Overweight dari Wells Fargo
Zscaler (ZS) memperoleh rating Overweight dari Wells Fargo dengan target harga US$200, didukung posisi kuat di segmen enterprise besar yang telah mencakup 45% Fortune 500 dan 40% Global 2000, di mana analis menilai peluang akuisisi klien baru masih dapat berkontribusi US$300–400 juta per tahun dari sekitar 700 logo baru, sementara kekhawatiran saturasi dinilai berlebihan, serta meningkatnya kebutuhan data sovereignty berbasis AI mendorong permintaan solusi keamanan inline seperti DLP dan platform Zero Trust AI, memperkuat posisi Zscaler dalam menangkap pertumbuhan belanja keamanan siber enterprise.
📅 Jadwal Laporan Keuangan

Dengan konflik geopolitik yang masih berkembang dan harga energi tetap sensitif terhadap perkembangan di Timur Tengah, investor akan terus memantau apakah volatilitas pasar mendorong rotasi lebih lanjut ke sektor energi, pertahanan, dan teknologi berbasis AI.
Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?












