Gotrade Daily: Meta Menguat di Tengah Tekanan Pasar dan Minyak

Muhammad Naufal Hammam
Muhammad Naufal Hammam
Analis Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Gotrade Daily: Meta Menguat di Tengah Tekanan Pasar dan Minyak

Share this article

Komentar Trump dan Powell jaga pasar tetap waspada.


Pasar saham AS ditutup sebagian besar melemah pada Senin seiring kenaikan harga minyak, dengan investor mencermati komentar Presiden Donald Trump dan Ketua The Fed Jerome Powell terkait konflik Iran. S&P 500 turun 0,4% dan Nasdaq Composite melemah 0,7%, sementara Dow Jones Industrial Average naik tipis.

Pergerakan ini terjadi di tengah kenaikan harga energi, dengan West Texas Intermediate (WTI) mendekati $104 per barel dan Brent crude berada di atas $108. Harga minyak tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pasar, terutama di tengah ketegangan di Selat Hormuz.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh sinyal kebijakan yang beragam. Trump mengisyaratkan adanya progres dalam negosiasi dengan Iran, namun tetap membuka kemungkinan eskalasi, sementara Powell menyoroti ketidakpastian dampak ekonomi dari lonjakan harga minyak.

Di pasar obligasi, yield Treasury 10 tahun turun ke sekitar 4,35% setelah komentar Powell, mencerminkan ekspektasi suku bunga yang sedikit mereda. Di sisi lain, dolar AS menguat dan harga emas naik tipis.

Di pasar saham, pergerakan terlihat beragam. Meta Platforms (META) dan Eli Lilly (LLY) menjadi salah satu saham yang menguat, sementara saham semikonduktor seperti Micron (MU) dan Western Digital (WDC) turun tajam dan menekan sektor teknologi.

Pekan ini juga berlangsung lebih singkat karena libur Good Friday, namun investor tetap akan mencermati data penting seperti laporan tenaga kerja AS untuk arah pasar selanjutnya.


📊 Market Wrap


🧠 Catatan Analis Hari Ini


💬 Market Highlights

Apple Dapat Rekomendasi Buy, Didukung Siklus Produk Baru

Apple (AAPL) kembali menjadi sorotan setelah Melius Research mempertahankan rating Buy, didukung oleh potensi siklus produk baru yang dinilai sangat kuat. Analis melihat Apple akan memasuki salah satu periode peluncuran produk paling menguntungkan sejak era iPhone layar besar pada 2014, didukung oleh kekuatan free cash flow perusahaan.

Dalam beberapa waktu terakhir, Apple telah meluncurkan berbagai produk baru seperti iPhone 17e, iPad Air terbaru, MacBook Air dan Pro, Studio Display, MacBook Neo, serta AirPods Max 2. Meski saham sempat naik tipis di premarket, performa year-to-date masih turun sekitar 8%, dengan kenaikan sekitar 12% dalam 12 bulan terakhir.


Qualcomm Hadapi Tekanan Smartphone Meski Diversifikasi Bisnis

Qualcomm (QCOM) mendapatkan rating Neutral dari Goldman Sachs, dengan prospek yang dinilai campuran antara peluang dan tantangan. Di satu sisi, perusahaan активно melakukan diversifikasi ke sektor seperti otomotif, PC, dan data center, yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Namun di sisi lain, bisnis inti smartphone masih tertekan akibat kehilangan pangsa pasar dari pelanggan besar seperti Apple dan produsen China, serta persaingan dari MediaTek. Selain itu, kenaikan biaya memori diperkirakan menekan permintaan smartphone dalam jangka pendek. Goldman Sachs menetapkan target harga $135, sementara saham Qualcomm sendiri telah turun sekitar 25% sejak awal tahun.


Palo Alto: Ancaman AI Meningkat, Harus Dilawan dengan AI

CEO Palo Alto Networks (PANW), Nikesh Arora, memperingatkan bahwa perkembangan AI frontier dari perusahaan seperti Anthropic dan OpenAI kini sudah mampu menemukan celah keamanan secara masif dan cepat. Ia menekankan bahwa ancaman ini bukan lagi teori, melainkan sudah nyata, dengan kemampuan AI yang memungkinkan satu aktor jahat melakukan serangan skala besar yang sebelumnya membutuhkan tim besar.

Arora menyoroti ketimpangan antara penyerang dan defender, di mana sistem keamanan harus selalu benar, sementara penyerang hanya perlu berhasil sekali. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa solusi keamanan ke depan harus mengandalkan AI juga, melalui integrasi data, sensor, dan platform keamanan yang lebih terhubung untuk melawan serangan berbasis AI.


📅 Jadwal Laporan Keuangan


Harga minyak, perkembangan geopolitik, serta sinyal kebijakan dari pemerintah AS dan The Fed kemungkinan masih akan menjadi faktor utama yang memengaruhi sentimen pasar dalam beberapa sesi ke depan.

Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade