Gotrade Daily: Reli Dua Hari Usai Ketegangan Greenland Mereda

Gotrade Daily: Reli Dua Hari Usai Ketegangan Greenland Mereda

Share this article

Sentimen global pulih seiring meredanya risiko geopolitik.


Pasar saham AS melanjutkan reli pada Kamis, memperpanjang rebound dari volatilitas awal pekan yang dipicu isu tarif Eropa terkait Greenland. Sentimen membaik setelah Presiden Trump mengonfirmasi kerangka kesepakatan (deal framework) soal Greenland dan membatalkan rencana tarif yang semula dijadwalkan berlaku mulai 1 Februari.

Dow naik 306 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq menguat seiring kembalinya risk appetite. Saham-saham teknologi besar seperti Nvidia (NVDA), Microsoft (MSFT), dan Meta (META) kembali menjadi motor penguatan, mencerminkan kembalinya minat investor pada growth assets setelah fase defensif singkat.

Dari sisi struktur pasar, reli ini tidak hanya bertumpu pada saham megakap. Breadth pasar relatif sehat, dengan small caps dan sektor non-teknologi menunjukkan ketahanan sejak awal pekan, menandakan rotasi kembali ke aset berisiko berlangsung lebih luas.

Meski ketegangan geopolitik belum sepenuhnya hilang, arah sentimen pasar mulai bergeser. Denmark menegaskan isu kedaulatan tetap non-negotiable, namun pasar tampak semakin memperlakukan dinamika politik sebagai noise jangka pendek, bukan risiko struktural. Fokus investor kembali ke fundamental, likuiditas, dan kualitas kinerja emiten.


📊 Market Wrap 23 Jan 2026


🧠 Catatan Analis Hari Ini


💬 Market Highlights

Trump Gugat JPMorgan dan Jamie Dimon Rp5 Triliun Terkait Dugaan “Debanking”

Presiden AS Donald Trump mengajukan gugatan senilai US$5 miliar terhadap JPMorgan Chase (JPM) dan CEO Jamie Dimon, menuduh bank tersebut memutus hubungan bisnis dengan dirinya dan entitas terkait karena alasan politik. Trump menilai JPM melanggar prinsip itikad baik dan praktik bisnis yang adil. JPMorgan membantah tuduhan tersebut dan menyatakan penutupan rekening dilakukan murni karena risiko hukum dan regulasi, bukan faktor politik atau ideologi.


GE Aerospace Targetkan EPS hingga US$7,40 dan Free Cash Flow US$8,4 Miliar di 2026

GE Aerospace (GE) memproyeksikan kinerja kuat pada 2026 dengan target EPS US$7,10-US$7,40 dan free cash flow US$8-US$8,4 miliar, didorong pertumbuhan layanan penerbangan komersial dan ekspansi kapasitas perawatan mesin LEAP. Manajemen menegaskan permintaan aftermarket masih sangat solid, meski mengakui adanya risiko dari rantai pasok dan kenaikan belanja R&D.


Intel (INTC) Bidik 45% Pangsa Pasar PC dan Keputusan Pelanggan Foundry 14A di Akhir 2026

Intel (INTC) memaparkan jalur menuju 45% pangsa pasar client computing dalam beberapa tahun ke depan, seiring adopsi luas Core Ultra Series 3 dan kemajuan manufaktur 18A. Untuk bisnis foundry, Intel menargetkan keputusan komitmen pelanggan pada proses 14A mulai paruh kedua 2026 hingga awal 2027. Meski prospek jangka panjang positif, manajemen mengakui kendala pasokan dan tekanan margin masih membayangi kinerja jangka pendek.



📅 Jadwal Laporan Keuangan


Pasar tidak lagi digerakkan semata oleh headline politik. Dengan meredanya risiko tarif dan rotasi likuiditas kembali ke ekuitas, arah pasar kini ditentukan oleh kualitas earnings, kekuatan fundamental, dan rotasi sektor, bukan oleh ketegangan geopolitik semata.

Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade