Gotrade News - Saham global menguat tajam pada perdagangan Senin setelah Iran mengonfirmasi kerangka kesepakatan damai dengan Amerika Serikat. Harga minyak Brent ambruk ke bawah USD 100 per barel, turun sekitar 6% dalam sesi yang sama.
Penurunan premi risiko geopolitik mendorong investor kembali masuk ke aset berisiko di Eropa dan Amerika Utara. Saham energi tertekan seiring kekhawatiran pasokan minyak global mereda secara signifikan.
Key Takeaways
- Indeks Stoxx 600 naik 1% ke level tertinggi sejak awal Maret.
- Brent crude jatuh sekitar 6% ke bawah USD 100 per barel.
- Saham energi melemah sementara futures Wall Street menguat signifikan.
Menurut Investing.com, futures Dow Jones melonjak 426 poin atau 0,8% pada perdagangan pra-pasar Senin. Futures S&P 500 naik 67 poin (0,9%), sementara Nasdaq 100 menguat 366 poin atau 1,2%.
Reli juga terlihat di pasar Eropa dengan DAX Jerman naik 1,4% dan CAC 40 Prancis melonjak 1,8%. Investor merespons positif pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran soal kerangka kesepakatan dengan Washington.
Minyak Tertekan Akibat Meredanya Risiko Selat Hormuz
Dilansir Investing.com, futures Brent crude anjlok 5,7% ke level USD 94,50 per barel pada sesi Eropa. Selat Hormuz, jalur yang mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak global, kini dianggap lebih aman.
Penurunan harga minyak menekan saham raksasa energi seperti Exxon Mobil (XOM) dan kompetitor Eropanya seperti Eni, Repsol, serta TotalEnergies. Instrumen pelacak minyak United States Oil Fund (USO) juga berpotensi tertekan mengikuti pergerakan komoditas dasarnya.
Trump menyatakan dirinya tidak terburu-buru menyepakati perjanjian dengan Teheran. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menegaskan Washington tetap menempuh jalur diplomatik, namun memperingatkan adanya "alternatif" lain.
Wall Street Bersiap Lanjutkan Reli
Kerangka kesepakatan ini muncul setelah AS dan Israel meluncurkan serangan ke Iran pada akhir Februari lalu. Pasar saat ini mulai memandang fase eskalasi militer telah mencapai titik balik yang konstruktif.
Reli juga menjalar ke pasar Kanada, dengan futures TSX naik 1,1% atau 22 poin pada pukul 07:14 ET. Melansir Investing.com, emas turut menguat meski volume perdagangan tipis akibat libur di AS dan Inggris.
Indeks acuan SPDR S&P 500 ETF (SPY) berpotensi melanjutkan momentum positif jika harapan damai bertahan hingga pembukaan Wall Street penuh. Investor akan mencermati perkembangan negosiasi dalam beberapa hari ke depan.
Saham Delivery Hero juga melonjak 11,94% pada sesi Eropa setelah menerima tawaran akuisisi dari Uber. Sentimen risk-on tampak menyebar lintas sektor di luar narasi geopolitik Timur Tengah.












