Harga BBM Pertamina & SPBU Swasta 1 Oktober 2026 Tidak Berubah

Ringkasan
-
Harga BBM di SPBU Pertamina dan SPBU swasta tidak berubah per 1 Oktober 2026, sama dengan harga sejak 2 September 2026.
-
Di DKI Jakarta, Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Pertamax (RON 92) tetap Rp15.950 per liter.
-
SPBU swasta BP 92 dan Revvo 92 menahan harga di Rp16.130 per liter, sementara V-Power Diesel, BP Ultimate Diesel, dan Diesel Primus Rp25.420 per liter.
Gotrade News - Harga BBM di SPBU Pertamina maupun SPBU swasta tidak berubah per 1 Oktober 2026. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Pertamax (RON 92) tetap Rp15.950 per liter di wilayah DKI Jakarta.
Menurut kumparan, Pertamina Patra Niaga menyatakan harga BBM subsidi dan nonsubsidi per 1 Oktober masih sama dengan harga bulan September. Harga tersebut sudah bertahan sejak 2 September 2026.
Untuk BBM subsidi, Pertamina mengikuti kebijakan pemerintah yang berlaku hingga akhir 2026. Sementara untuk BBM nonsubsidi, dilansir Katadata, harga ditahan dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat.
Harga Pertalite dan Pertamax 1 Oktober 2026
Seluruh produk Pertamina di DKI Jakarta tercatat tidak mengalami penyesuaian. Rinciannya sebagai berikut.
Produk Pertamina | Harga per liter |
Pertalite (subsidi) | Rp10.000 |
Biosolar (subsidi) | Rp6.800 |
Pertamax (RON 92) | Rp15.950 |
Pertamax Green 95 | Rp19.150 |
Pertamax Turbo (RON 98) | Rp19.600 |
Dexlite | Rp23.700 |
Pertamina Dex | Rp25.200 |
Harga BBM Shell, BP-AKR, dan Vivo Ikut Stabil
Melansir CNBC Indonesia, badan usaha swasta juga menahan harga BBM per 1 Oktober 2026. Di SPBU BP-AKR, BP 92 dijual Rp16.130 per liter, BP Ultimate Rp19.330 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp25.420 per liter.
Di SPBU Shell, V-Power Diesel dibanderol Rp25.420 per liter. Menurut Katadata, Vivo menjual Revvo 92 seharga Rp16.130 per liter, Revvo 95 Rp19.330 per liter, dan Diesel Primus Rp25.420 per liter.
SPBU Shell di Indonesia merupakan bagian dari grup Shell plc (SHEL), raksasa energi yang sahamnya juga tercatat di bursa saham AS. Di sektor yang sama, bursa AS juga mencatatkan perusahaan minyak terintegrasi seperti Exxon Mobil (XOM) dan Chevron (CVX).
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.














