OpenAI Ungkap Upaya Moonshot AI Salin Penalaran Modelnya

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

OpenAI Ungkap Upaya Moonshot AI Salin Penalaran Modelnya

Ringkasan

  • OpenAI mengaitkan inti kampanye ekstraksi penalaran modelnya dengan individu yang berasosiasi dengan Moonshot AI.

  • Anthropic sebelumnya melaporkan lebih dari 151 juta interaksi distilasi yang dikaitkan dengan operator Alibaba.

  • Draf prospektus IPO Anthropic menunjukkan rencana belanja cloud dan infrastruktur senilai US$518 miliar.

Gotrade News - OpenAI mengungkap telah mendeteksi dan menghentikan kampanye terkoordinasi yang berupaya mengekstrak penalaran terlindungi dari model kecerdasan buatan (AI) miliknya. Menurut pernyataan OpenAI, seperti dilaporkan CNBC, inti aktivitas tersebut dikaitkan dengan individu yang berasosiasi dengan Moonshot AI, startup asal China pengembang model Kimi.

Aktivitas itu dimulai pada awal Juli, lalu melonjak hingga 16.000 permintaan dari lebih dari 4.000 pengguna dalam dua hari. OpenAI kemudian mengidentifikasi aktivitas terkait pada klaster berisi lebih dari 15.000 pengguna dan menyatakan kampanye tersebut sudah dihentikan sepenuhnya pada 28 Juli.

Modus Distilasi Adversarial terhadap Model OpenAI

OpenAI menyebut praktik ini sebagai "adversarial distillation" atau distilasi adversarial, yaitu ketika keluaran atau penalaran satu model AI dipakai untuk melatih atau menyempurnakan model lain. Menurut perusahaan, ekstraksi semacam itu memungkinkan pihak lain mereproduksi kemampuan canggih tanpa investasi yang sama untuk mengembangkan dan mengamankan model frontier, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan dan keamanan nasional.

Baca juga: Aksi Korporasi Emiten (DOOH Rights Issue & Akuisisi INET, Dividen Interim BMRI, Buyback AALI, DADA ARB)

Dilansir CNBC, para operator tidak membobol enkripsi, basis data, maupun percakapan pengguna yang tersimpan di OpenAI. Mereka memanipulasi interaksi dengan model agar penalaran yang tersembunyi muncul dalam bentuk yang bisa dibaca oleh peminta.

OpenAI mengakui belum jelas apakah seluruh operator terhubung dengan satu aktor yang sama. Perusahaan telah membagikan temuannya kepada pengembang AI lain melalui Frontier Model Forum serta saluran berbagi informasi pemerintah, sementara Moonshot belum menanggapi permintaan komentar CNBC.

Anthropic Catat 151 Juta Interaksi Distilasi dari Alibaba

Temuan OpenAI muncul hanya beberapa pekan setelah Anthropic menuding sejumlah pengembang AI China melakukan distilasi ilegal terhadap model Claude. Menurut laporan intelijen ancaman Anthropic, seperti dilaporkan CNBC, operator yang berafiliasi dengan Alibaba (BABA) memakai keluaran Claude untuk membantu melatih model Qwen.

Baca juga: Danantara: Laporan Keuangan Rilis Oktober, Kantor Investasi Hong Kong, Impor KRL

Operasi Alibaba disebut sebagai kampanye distilasi terbesar yang pernah diukur Anthropic, dengan lebih dari 151 juta interaksi antara Mei dan Juli. Puncaknya mencapai hampir 3 juta interaksi per hari dari lebih dari 3.500 akun yang dinilai palsu.

Moonshot juga disorot dalam laporan yang sama. Dalam satu periode 10 hari, Moonshot disebut meneruskan hampir 300.000 permintaan pelanggan Kimi ke Anthropic melalui jaringan 5.380 akun yang dinilai palsu, dan lebih dari 23 juta interaksi dikaitkan dengan Moonshot sepanjang Mei hingga Juli. Anthropic juga mencatat lebih dari 12 juta serangan distilasi yang dikaitkan dengan DeepSeek selama 14 hari pada Juli 2026.

Pelapor

Pihak yang dikaitkan

Skala aktivitas

OpenAI

Moonshot AI (klaster inti)

16.000 permintaan dari lebih dari 4.000 pengguna dalam dua hari; klaster lebih dari 15.000 pengguna

Anthropic

Alibaba

Lebih dari 151 juta interaksi (Mei hingga Juli)

Anthropic

Moonshot AI

Lebih dari 23 juta interaksi (Mei hingga Juli)

Anthropic

DeepSeek

Lebih dari 12 juta serangan distilasi dalam 14 hari pada Juli

Alibaba, Moonshot, dan DeepSeek belum menanggapi permintaan komentar CNBC atas laporan tersebut. Menurut CNBC, rangkaian temuan ini mempertegas kekhawatiran perusahaan AI AS bahwa pesaing dapat memakai model mereka untuk mengembangkan teknologi tandingan dengan lebih cepat dan murah.

Belanja Komputasi Anthropic Capai US$518 Miliar

Melansir The Motley Fool, draf prospektus IPO Anthropic yang dilaporkan Reuters menunjukkan rencana belanja cloud, komputasi, dan infrastruktur senilai US$518 miliar dalam beberapa tahun ke depan. Sekitar US$110 miliar dari total itu merupakan kewajiban kepada Amazon (AMZN) untuk periode Mei 2026 hingga April 2036.

Anthropic juga telah mengumumkan kesepakatan 5 gigawatt dengan Alphabet (GOOGL) dan Broadcom, serta kapasitas Azure senilai US$30 miliar dari Microsoft. Di sisi lain, Amazon tercatat telah menanamkan US$18 miliar di Anthropic, terdiri atas US$8 miliar surat utang konversi hingga 2025 dan US$10 miliar saham preferen tanpa hak suara pada kuartal II 2026.

Dari sisi kinerja, Anthropic mencatat rugi operasional lebih dari US$8 miliar pada 2025 dengan pendapatan hampir US$4,6 miliar. Pendapatan kuartal II 2026 kemudian dilaporkan melampaui US$11,5 miliar, naik lebih dari 14 kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Meski begitu, The Motley Fool mencatat risiko konsentrasi karena hampir seperempat pendapatan Anthropic pada 2025 berasal dari hanya dua pelanggan, dan angka dalam draf tersebut masih bisa berubah karena prospektus belum diajukan secara publik.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku