Gotrade News - Harga emas Antam mencatatkan lonjakan tajam pada perdagangan Kamis (19/2), menembus level psikologis baru di tengah ketidakpastian global yang makin meningkat. Pergerakan agresif di pasar domestik ini terjadi saat investor internasional menimbang risiko konflik geopolitik melawan potensi kebijakan suku bunga ketat dari The Fed.
Kenaikan harga logam mulia di dalam negeri ini mencerminkan tingginya permintaan aset lindung nilai atau safe haven di tengah situasi dunia yang tidak menentu. Pembaca perlu mencermati momentum ini karena tren harga sedang berada di persimpangan krusial antara reli lanjutan atau koreksi jangka pendek.
Key Takeaways:
Harga emas Antam hari ini naik Rp34.000 per gram menjadi Rp2.912.000 seiring eskalasi geopolitik di Timur Tengah.
Ketegangan antara AS dan Iran menjadi pendorong utama permintaan aset aman meskipun likuiditas pasar Asia sedang tipis karena Imlek.
Pelaku pasar global menahan posisi besar sembari menunggu data inflasi PCE Amerika Serikat untuk memastikan arah kebijakan The Fed.
Mengutip data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas satuan 1 gram hari ini dibanderol senilai Rp2.912.000 per batang. Angka tersebut menandakan kenaikan sebesar Rp34.000 dibandingkan posisi harga pada perdagangan sebelumnya.
Harga pembelian kembali atau buyback juga mengalami penguatan yang selaras dengan harga jual dasar. Laporan dari CNBC mencatat bahwa harga buyback kini berada di level Rp2.694.000 per gram atau naik Rp5.000 dari hari sebelumnya.
Di pasar global, harga emas dunia bertahan di zona positif meskipun volume perdagangan cenderung tipis karena libur Tahun Baru Imlek di Asia. EconoTimes melaporkan bahwa harga emas spot bergerak stabil di kisaran US$4.971 hingga US$5.000 per troy ons setelah reli lebih dari 2% pada sesi sebelumnya.
Faktor utama yang menahan harga emas tetap tinggi adalah memanasnya suhu geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Situasi keamanan maritim di Selat Hormuz dan negosiasi nuklir yang macet kembali menjadi sorotan utama para pedagang komoditas.
Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa Iran gagal mengakui tuntutan utama AS dalam pembicaraan diplomatik terakhir. Menurut laporan FXStreet, pernyataan ini memicu kekhawatiran pasar bahwa Washington mungkin akan mengambil langkah lebih tegas jika diplomasi tidak membuahkan hasil dalam dua minggu ke depan.
Selain faktor geopolitik, pasar juga sedang mencerna sinyal campuran dari bank sentral Amerika Serikat mengenai masa depan suku bunga. Risalah pertemuan kebijakan The Fed terbaru menunjukkan adanya perpecahan pandangan di antara para pembuat kebijakan.
Sebagian pejabat The Fed mengisyaratkan bahwa pengetatan tambahan mungkin diperlukan jika inflasi tetap membandel di level tinggi. EconoTimes mencatat bahwa prospek suku bunga tinggi yang lebih lama ini sempat mendorong penguatan Dolar AS dan menekan aset tanpa imbal hasil seperti emas.
Namun, analis dari BMO Capital Markets menilai bahwa periode liburan dan likuiditas rendah ini justru bisa membuka peluang pembelian bagi investor. Mereka mencatat bahwa investor dapat mengharapkan adanya "soft patch" atau pelemahan sementara yang wajar selama periode liburan ini.
Pelaku pasar kini mengalihkan fokus utama mereka pada rilis data indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Amerika Serikat mendatang. Data ini dianggap sebagai indikator inflasi favorit The Fed yang akan memberikan sinyal lebih jelas mengenai arah kebijakan moneter dan tren harga emas selanjutnya.
Berikut adalah rincian harga emas Antam batangan pada hari ini:
| Berat | Harga Dasar | Harga (+Pajak PPh 0.25%) |
|---|---|---|
| 0.5 gr | 1,506,000 | 1,509,765 |
| 1 gr | 2,912,000 | 2,919,280 |
| 2 gr | 5,764,000 | 5,778,410 |
| 3 gr | 8,621,000 | 8,642,553 |
| 5 gr | 14,335,000 | 14,370,838 |
| 10 gr | 28,615,000 | 28,686,538 |
| 25 gr | 71,412,000 | 71,590,530 |
| 50 gr | 142,745,000 | 143,101,863 |
| 100 gr | 285,412,000 | 286,125,530 |
| 250 gr | 713,265,000 | 715,048,163 |
| 500 gr | 1,426,320,000 | 1,429,885,800 |
| 1000 gr | 2,852,600,000 | 2,859,731,500 |
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
EconoTimes, Gold Prices Hold Near $5,000 as Fed Outlook and Geopolitical Risks Shape Market Sentiment. Diakses pada 19 Feb 2026
FXStreet, Gold rises above $4,950 as US-Iran tensions boost safe-haven demand. Diakses pada 19 Feb 2026
CNBC, Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak, Tembus Rp 2,9 Juta. Diakses pada 19 Feb 2026
Featured Image: Shutterstock













