Gotrade News - Harga emas perhiasan dan batangan di Indonesia mengalami penurunan pada 17 Maret 2026. Kondisi ini dipengaruhi oleh stabilnya harga emas global meskipun ada tekanan inflasi dari konflik Timur Tengah.
Harga Emas Global Stabil
Saat ini harga emas dunia mencatat penurunan 0,4% menjadi USD 4.998,69 per ounce. Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran inflasi berkelanjutan yang dapat menahan kenaikan harga emas. Bob Haberkorn dari RJO Futures menyatakan bahwa kenaikan harga minyak dapat memicu inflasi lebih tinggi.
Harga kontrak berjangka emas Amerika untuk April turun 1,1% menjadi USD 5.004,90 per ounce. Meski tekanan meningkat, prospek jangka panjang untuk emas masih dianggap positif oleh para analis, yang memperkirakan bisa mencapai USD 6.000 per ounce.
Harga Emas di Indonesia Turun
Di pasar lokal, harga perhiasan emas mengikuti tren global. Beberapa toko besar seperti Raja Emas dan Laku Emas menunjukkan penurunan harga mengikuti perubahan ini. Harga emas batangan Antam juga turun Rp 4.000 per gram menjadi Rp 2,988 juta per gram, dengan harga buyback juga turun sama besar.
Emas tetap dianggap sebagai instrumen investasi yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Konsumen di Indonesia disarankan memastikan keaslian perhiasan emas yang dibeli dengan memeriksa kadar karat, sertifikat, serta membeli dari toko terpercaya.
Meskipun ada penurunan, masyarakat dan investor sebaiknya tetap waspada terhadap perubahan dinamika pasar yang bisa mempengaruhi harga emas ke depannya.
Referensi:
- Liputan6, Harga Emas Perhiasan Terbaru 17 Maret 2026, Cek Daftar Lengkapnya di Sini. Diakses 17 Maret 2026
- MetroTV, Harga Emas Dunia Stabil di Atas USD5.000/Ons. Diakses 17 Maret 2026
- Berita Satu, Harga Emas Antam Turun Lagi Rp 4.000 Per Gram Hari Ini 17 Maret 2026. Diakses 17 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5













