Harga Komoditas: Minyak Mentah Turun 1 Persen, Timah Melesat 5,4 Persen

Harga Komoditas: Minyak Mentah Turun 1 Persen, Timah Melesat 5,4 Persen

Share this article

Gotrade News - Harga minyak mentah dunia melemah pada Selasa (24/2) setelah Iran menyatakan kesiapannya untuk mencapai kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat. Penurunan ini terjadi di tengah ekspektasi pasar bahwa jalur diplomasi akan membuka akses pasokan minyak Iran yang selama ini terbatas sanksi.

Menurut laporan Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka ditutup di level USD 70,77 per barel, turun 1%. Harga WTI juga melemah 1% ke posisi USD 65,63 per barel pada sesi yang sama.


Key Takeaways:

  • Brent ditutup di USD 70,77 dan WTI di USD 65,63, keduanya turun 1% pada Selasa (24/2).
  • Perundingan AS-Iran di Jenewa pada Kamis (26/2) menjadi katalis utama yang dinantikan pasar.
  • Kegagalan diplomasi berpotensi mendorong kembali harga minyak naik secara signifikan.

Berdasarkan laporan Bloomberg, harga WTI kembali bergerak naik ke kisaran USD 66 per barel pada perdagangan berikutnya, seiring pasar menimbang peluang keberhasilan perundingan. Minyak Brent juga bergerak di bawah level USD 71 per barel, mencerminkan posisi pasar yang masih menunggu kepastian.

Utusan khusus Presiden Trump, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner dijadwalkan bertemu Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Jenewa pada Kamis (26/2). Pertemuan ini menjadi fokus utama pasar energi global karena hasilnya akan menentukan arah sentimen dalam jangka pendek.

Donald Trump menyatakan pekan ini bahwa dirinya tetap memprioritaskan jalur diplomasi dibanding opsi militer. Namun ia memperingatkan bahwa kegagalan kesepakatan akan menjadi kabar "sangat buruk" bagi Teheran, pernyataan yang membuat pasar tetap berhati-hati.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Direktur CIA dilaporkan Bloomberg telah memberikan pengarahan kepada pimpinan legislatif AS mengenai situasi Iran pada Selasa. Pengerahan pasukan militer AS secara besar-besaran di Timur Tengah juga terus menjadi faktor risiko yang dipantau pasar.

Pasar Minyak Masih Sensitif terhadap Perkembangan Geopolitik

Pasar minyak dikenal sangat reaktif terhadap setiap berita yang berkaitan dengan Iran, salah satu produsen minyak terbesar di kawasan Timur Tengah. Harga sempat menguat pada awal tahun ini meskipun ekspektasi luas menunjukkan lonjakan pasokan global akan menekan harga ke depan, menurut Bloomberg.

Di luar minyak, sejumlah komoditas lain justru menunjukkan pergerakan berlawanan pada Selasa (24/2). Berdasarkan data London Metal Exchange yang dikutip Kumparan, harga nikel melesat 3,62% ke USD 17.909 per ton, sementara timah melonjak 5,41% ke USD 50.300 per ton.

Hasil Jenewa Jadi Penentu Langkah Berikutnya

Jika perundingan Jenewa menghasilkan kesepakatan, pasar kemungkinan akan mengantisipasi kembalinya pasokan minyak Iran ke pasar global. Tekanan terhadap harga minyak berpotensi berlanjut dalam skenario tersebut.

Sebaliknya, kebuntuan diplomasi atau eskalasi militer dapat memicu lonjakan harga yang cepat. Pasar energi global kini bergantung pada perkembangan di Jenewa pada Kamis (26/2) sebagai titik penentu sentimen jangka pendek.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade