Gotrade News - Harga minyak dunia terkoreksi tajam pada perdagangan Kamis (05/02) setelah tensi geopolitik Timur Tengah sedikit mereda. Pasar merespons positif kabar rencana pertemuan diplomatik mendadak antara Amerika Serikat dan Iran di Oman.
Key Takeaways
-
Harga minyak Brent dan WTI jatuh lebih dari 2 persen setelah AS-Iran sepakat berdialog.
-
Volatilitas pasar sangat tinggi setelah sempat melonjak 3 persen sehari sebelumnya.
-
Fokus investor beralih dari data stok inventaris AS ke potensi hasil negosiasi Jumat ini.
Minyak mentah berjangka Brent tercatat melemah 1,44 dolar AS atau 2,07 persen ke level 68,02 dolar AS per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) juga turun 1,34 dolar AS menjadi 63,80 dolar AS.
Penurunan ini dipicu oleh kesepakatan kedua negara untuk menggelar negosiasi langsung di Muscat pada Jumat (06/02). Langkah diplomasi ini meredakan kekhawatiran pasar akan potensi gangguan pasokan minyak di jalur vital Timur Tengah.
Menurut laporan Reuters, sebelumnya harga sempat melonjak 3 persen pada Rabu (04/02) akibat rumor awal kegagalan dialog. Namun, kepastian pertemuan akhirnya dikonfirmasi oleh pejabat kedua belah pihak meski topik spesifik belum final.
Analis pasar IG, Tony Sycamore, menyebut ketidakpastian seputar negosiasi ini sebagai penyebab utama volatilitas harga ekstrem. Ia menilai ketakutan pasar kini mulai mereda seiring adanya konfirmasi bahwa pembicaraan nuklir kembali berjalan.
Meski ketegangan menurun sesaat, risiko eskalasi konflik di kawasan produsen minyak utama tersebut masih tetap membayangi. Ancaman sanksi lanjutan atau serangan militer dari Presiden AS Donald Trump masih menjadi perhatian serius investor.
Di sisi lain, data stok minyak AS sebenarnya menunjukkan penurunan inventaris yang biasanya mendukung penguatan harga pasar. Namun, sentimen geopolitik di Selat Hormuz yang menjadi jalur seperlima minyak dunia saat ini lebih mendominasi.
Cuan dari Volatilitas Sektor Energi
Pasar minyak sedang bergerak sangat liar, naik 3 persen lalu turun 2 persen dalam waktu singkat. Jangan hanya jadi penonton berita, kamu bisa manfaatkan volatilitas naik-turun ini untuk potensi keuntungan maksimal.
Dengan Options ETF Energy Select Sector SPDR Fund (XLE), kamu bisa mengambil posisi Call saat optimis atau Put saat harga terkoreksi lagi. Dapatkan akses langsung ke pergerakan sektor energi AS sekarang juga melalui Gotrade.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
-
Qatar News Agency, Oil Prices Fall 2% as Fears of Potential Supply Disruptions Ease. Diakses pada 5 Februari 2026
-
Reuters, Oil prices fall as U.S., Iran agree to talks, easing conflict concerns. Diakses pada 5 Februari 2026
-
Featured Image: Shutterstock












