Gotrade News - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan tajam pada perdagangan hari ini, Kamis, (12/03/2026). Harga perak Antam turun Rp 2.100 menjadi Rp 53.300 mengikuti tren pelemahan harga emas dunia.
Penurunan harga perak Antam menjadi relevan karena mengikuti jejak harga emas yang juga melemah. Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan kekhawatiran inflasi menjadi faktor utama yang mendorong penurunan tersebut.
Harga emas di pasar spot turun 0,4% setelah sebelumnya sempat menguat. Keadaan ini dipicu oleh meningkatnya indeks dolar AS sebesar 0,4%, menjadikan komoditas berbasis dolar lebih mahal bagi investor non-AS.
Walaupun emas dipandang sebagai aset aman terhadap inflasi dan ketidakpastian, suku bunga tinggi mengurangi daya tariknya. Ahli strategi Zaner Metals Peter Grant menyoroti tarik-ulur antara permintaan aset aman dan kekhawatiran suku bunga.
Harga minyak yang melonjak 4% akibat ketegangan di Timur Tengah juga mempengaruhi pasar. Serangan terhadap kapal di Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan, yang mampu mempengaruhi harga komoditas lainnya.
Data terbaru menunjukkan indeks harga konsumen AS naik 0,3% pada Februari, selaras dengan perkiraan. Analis memperkirakan tekanan ini bisa melanjutkan penurunan harga emas secara jangka pendek.
Adanya kebutuhan akan uang tunai turut menekan harga emas dan perak. Namun, pandangan jangka panjang terhadap emas tetap positif, dengan potensi tren kenaikan setelah aksi ambil untung jangka pendek.
Pertumbuhan tahunan CPI AS sebesar 2,4% mendukung ekspektasi inflasi yang stabil. Investor kini menunggu data indeks harga PCE Januari yang akan dirilis pada Jumat.
Referensi:
- Liputan6, Harga Perak Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Turun Rp 2.100. Diakses 12 Maret 2026
- MetroTV, Harga Perak Antam Jeblok Rp2.100, Hari Ini Cuma Dijual Rp53.300/Gram. Diakses 12 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












