Huawei Targetkan Pendapatan Chip AI Naik 60% di 2026 Tantang Dominasi Nvidia

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Huawei Targetkan Pendapatan Chip AI Naik 60% di 2026 Tantang Dominasi Nvidia

Share this article

Gotrade News - Huawei diberitakan akan mencatatkan kenaikan pendapatan chip AI minimal 60% pada 2026, mencapai sekitar USD12 miliar dibandingkan USD7,5 miliar pada 2025. Kenaikan ini ditopang permintaan kuat dari korporasi China yang mencari alternatif terhadap pemasok semikonduktor Barat menurut laporan Financial Times yang dikutip Investing.com.

Tema yang sama tampak di sisi pembayaran ritel dengan agentic commerce yang berskala global. Riset PYMNTS Intelligence menyebut peluang pasarnya mencapai USD1,7 triliun, dengan 43% retailer sudah memulai pilot AI otonom dan 81% percaya pada kapabilitas otonom AI selama ada guardrail yang tepat.


Key Takeaways

  • Huawei targetkan pendapatan chip AI naik minimal 60% ke sekitar USD12 miliar di 2026, dipicu pivot China ke semikonduktor domestik.
  • Ascend 950PR sudah masuk produksi massal Maret 2026 dan menyerap mayoritas pesanan tahun ini, sementara Ascend 950DT direncanakan rilis di kuartal keempat.
  • Agentic commerce buka peluang USD1,7 triliun versi PYMNTS Intelligence, dengan tantangan utama false declines pada transaksi yang dilakukan agen AI atas nama konsumen.

Pertumbuhan Huawei bertumpu pada dua produk utama. Ascend 950PR sebagai prosesor terbaru sudah masuk produksi massal sejak Maret 2026 dan sudah menyerap mayoritas pesanan untuk tahun ini menurut sumber Financial Times.

Ascend 950DT versi upgrade direncanakan rilis di kuartal keempat 2026 menurut FT yang dikutip Investing.com. Roadmap ini menunjukkan kadens rilis yang konsisten untuk mengejar siklus produk Nvidia (NVDA) yang sudah lebih dahulu mendominasi pasar global.

Konteksnya adalah dorongan strategis China menuju kemandirian semikonduktor di tengah ketegangan perdagangan internasional. Ekspansi Huawei di chip AI menjadi titik masuk kompetitif yang signifikan di pasar yang secara tradisional didominasi pemain Barat seperti Nvidia, terutama di kalangan korporasi China.

Reuters mencatat bahwa pihaknya belum dapat memverifikasi laporan FT secara independen, sehingga proyeksi 60% itu sebaiknya diperlakukan sebagai panduan tentatif. Namun arah trennya konsisten dengan data ekspor chip China dan komitmen capex hyperscale lokal.

Di sisi software dan pembayaran, agentic commerce menjadi tema paralel yang membentuk siklus belanja AI infrastruktur. Sistem deteksi fraud yang dirancang untuk teknologi lama mengklasifikasikan agen belanja AI sah sebagai bot berbahaya, menyebabkan merchant menolak transaksi valid dan kehilangan pendapatan.

Chargebacks911 menyediakan dua platform untuk mengatasi isu ini, yaitu Unified Dispute Management System dan ResolveLab. Kedua platform menggunakan AI dan machine learning untuk merekam consent trail dan permission record yang membedakan transaksi agen sah dari aktivitas otomatis berbahaya.

Riset PYMNTS menyebut 43% retailer sedang melakukan pilot AI otonom dan 81% retailer mempercayai kapabilitas otonom AI jika guardrail yang tepat tersedia. CTO Chargebacks911 menekankan bahwa organisasi yang membangun kapabilitas ini sekarang akan mendapatkan keunggulan struktural saat AI-driven purchasing menjadi norma.

Implikasi untuk ekosistem hyperscale jelas, yaitu permintaan compute akan tetap kuat baik dari sisi training maupun inference agentic. Beneficiary utamanya tetap Microsoft (MSFT), Google (GOOGL), dan Meta (META) di sisi cloud dan model.

Untuk investor Indonesia, tema chip AI dan agentic commerce membuka dua sudut tematik yang saling melengkapi. Eksposur ke Alibaba (BABA) memberi proxy ke pivot semikonduktor China, sementara saham hyperscale AS tetap menjadi pemenang struktural dari permintaan AI compute global.

Referensi

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade