IHSG Tergelincir, Pasar Masih Rentan

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
IHSG Tergelincir, Pasar Masih Rentan

Share this article

Gotrade News - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Kamis, (9/4/2026). IHSG dibuka melemah 40,74 poin atau 0,56% di tengah sebagian besar sektor saham yang memerah. Kondisi ini terjadi di tengah kurs rupiah yang masih berada pada level 17.000 per dolar AS.

Pelemahan IHSG mencerminkan volatilitas pasar yang tinggi, meski sehari sebelumnya indeks menguat 4,42% akibat sentimen geopolitik. Pengamat pasar modal, Hendra Wardana, menilai penguatan sebelumnya dipicu reaksi cepat terhadap situasi global, namun bukan didorong fundamental jangka panjang.

Pergerakan IHSG yang saat ini pada posisi 7.214 menunjukkan pasar masih rentan terhadap tekanan. Sebanyak 331 saham melemah, sementara hanya dua sektor yaitu consumer siklikal dan transportasi yang menghijau, masing-masing naik 0,10%. Sektor infrastruktur susut paling besar, yaitu 1,25%.

Menurut Hendra, IHSG berada pada fase krusial. Jika bisa bertahan di atas area 7.200, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance di kisaran 7.320–7.350. Namun, risiko koreksi tetap ada jika IHSG gagal mempertahankan posisi di atas level tersebut.

Pasar tampaknya masih berada pada fase awal pemulihan dan dinilai belum stabil sepenuhnya. Hendra mengingatkan bahwa arah pasar terutama dipengaruhi dinamika global yang berkembang saat ini. Jika dalam dua minggu ke depan tidak ada kesepakatan global yang permanen, pasar berpotensi terkoreksi lebih dalam.

Sementara itu, harga saham seperti BUMI dan BBRI masing-masing turun 1,59% dan 1,5%. Sebaliknya, saham FORE dan BUVA mengalami kenaikan masing-masing sebesar 3,73% dan 2,08%. Total frekuensi perdagangan mencapai 478.218 kali dengan volume perdagangan sebanyak 6,6 miliar saham, menunjukkan likuiditas yang tetap terjaga di pasar.

Ke depannya, investor perlu memantau perkembangan geopolitik global yang dapat mempengaruhi sentimen pasar. Kondisi saat ini adalah momentum bagi investor untuk terus memperhatikan arah pergerakan IHSG dan kesiapan mereka dalam menghadapi potensi volatilitas yang meningkat.


Referensi:

Featured Image: GPT Image 1.5

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade