Gotrade News - Pergerakan pasar saham Asia mayoritas menguat pada Kamis (12/02) merespons data pekerja Amerika Serikat. Investor kini harus menyesuaikan ekspektasi pemangkasan suku bunga di tengah stabilnya ekonomi global.
Menurut laporan Departemen Tenaga Kerja AS, terdapat penambahan 130.000 pekerjaan pada bulan Januari. Pencapaian angka tersebut terpantau jauh lebih tinggi dari prediksi awal para ekonom pasar.
Key Takeaways:
-
Laporan pekerja AS yang kuat berpotensi menunda pemangkasan suku bunga.
-
Bursa saham Asia merespons positif sentimen penguatan dari ekonomi lokal.
-
Sektor energi menguat di saat saham terkait aset kripto mengalami pelemahan.
Menurut ekonom Capital Economics Jonas Goltermann, stabilitas pasar tenaga kerja mulai terlihat jelas. Kondisi makroekonomi tersebut membuat peluang pemangkasan suku bunga acuan menjadi cukup rendah.
Catatan bursa menunjukkan pergerakan Wall Street yang bervariasi pada penutupan Rabu (11/02). Indeks S&P 500 dan Nasdaq tercatat turun tipis akibat pergeseran ekspektasi suku bunga.
Menurut data perdagangan reguler, saham Robinhood Markets anjlok 8,8% akibat penurunan volume kripto. Harga aset digital belakangan ini turun drastis dari rekor tertingginya pada bulan Oktober.
Laporan bursa juga memperlihatkan saham Moderna yang terpaksa turun 3,5% pada sesi perdagangan. Penurunan harga terjadi setelah regulator menolak meninjau aplikasi vaksin flu terbaru milik perusahaan.
Sebaliknya, data pasar mencatat saham sektor energi dan bahan baku justru membukukan kenaikan. Saham Exxon Mobil berhasil naik 2,6% di tengah tren positif sektor energi global.
Catatan pasar turut menunjukkan pemulihan saham Kraft Heinz yang akhirnya menguat tipis 0,4%. Manajemen perusahaan menyatakan penundaan rencana pemisahan bisnis mereka menjadi dua entitas yang berbeda.
Menurut pantauan pasar Asia, indeks Nikkei 225 di Tokyo menembus level 58.000 hari ini. Kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi membuat investor mengharapkan dorongan kebijakan pertumbuhan ekonomi baru.
Laporan bursa Korea Selatan mencatat sentimen positif serupa mendorong indeks Kospi naik 2,5%. Lonjakan pasar bursa tersebut ditopang oleh penguatan tajam pada berbagai saham sektor teknologi.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
-
AP News, Asia shares mostly gained after Wall Street wobbled over strong jobs report. Diakses pada 12 Februari 2026
-
Featured Image: Shutterstock












