Gotrade News - Harga minyak meningkat menjadi $116 per barel setelah konflik Iran berlanjut dengan serangan Houthi. Serangan ini terjadi di tengah upaya diplomasi yang dilakukan Presiden Trump yang belum menunjukkan hasil signifikan.
Key Takeaways:
- Serangan Houthi tingkatkan ketidakpastian pasar minyak.
- Star Entertainment dapatkan pembiayaan baru $550 juta.
- Kedatangan pasukan AS di Timur Tengah picu ketegangan lebih lanjut.
Lonjakan harga minyak ini terjadi setelah kelompok Houthi menyerang Israel dengan misil dan drone. Kondisi ini memperkuat kekhawatiran gangguan pasokan minyak, khususnya dari daerah Timur Tengah.
Di sisi lain, Star Entertainment Group menandatangani kesepakatan pembiayaan baru senilai $550 juta dengan WhiteHawk Capital Partners. Langkah ini dilakukan untuk mengelola utang mereka dan memastikan operasional harian tetap berjalan lancar.
Daniel Yergin dari S&P Global menyatakan kekhawatirannya terhadap potensi gangguan jalur pengiriman di Laut Merah. Sementara itu, analis Eurasia Group melihat potensi pencegahan gangguan lebih lanjut berkat kompensasi dari Arab Saudi.
Pasukan AS terus berdatangan di kawasan Timur Tengah, menciptakan potensi peningkatan ketegangan di wilayah tersebut. Ini dapat mempengaruhi stabilitas dan harga minyak ke depan.
Terlepas dari ketegangan yang ada, pasokan minyak domestik AS yang lebih besar sedikit membantu menahan lonjakan harga lebih tinggi lagi. Hal ini disampaikan oleh Presiden American Petroleum Institute, Mike Sommers.
Bagi investor dan pelaku pasar, dinamika ini menyoroti pentingnya pemantauan terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Ini dapat mempengaruhi keputusan investasi, terutama di sektor energi dan hiburan.
Dengan terjaganya stabilitas finansial melalui kesepakatan baru, Star Entertainment berharap dapat meningkatkan daya saingnya. Langkah ini diambil di bawah kendali baru Bally’s Corporation yang menjadi pemegang saham pengendali.
Referensi:
- Bloomberg, Bankers Aren't Letting the Iran War Get in the Way of a Deal. Diakses 30 Maret 2026
- Bloomberg, Pakistan Says Ready to Facilitate US-Iran Talks Within Days. Diakses 30 Maret 2026
- Bloomberg, Stocks Drop, Oil Jumps on Iran War Widening Fears: Markets Wrap. Diakses 30 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












