Gotrade News - Kenaikan harga minyak dunia mendadak menjadi perhatian setelah kegagalan perundingan antara AS dan Iran pada Minggu, 12 April 2026. Kenaikan ini dapat memicu tantangan ekonomi baru di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat.
Tindakan AS dan Dampaknya
Langkah Angkatan Laut AS memblokade pelabuhan Iran menjadi faktor kunci di balik lonjakan harga minyak. Harga minyak WTI naik hampir 8% menjadi USD 104,20 per barel, sementara minyak Brent naik 7% menjadi USD 101,86 per barel.
Selat Hormuz, yang menjadi titik vital lalu lintas minyak dunia, terancam ketidakstabilan lebih lanjut. Hal ini mengakibatkan kekhawatiran atas gangguan pasokan energi global yang dapat menekan pertumbuhan ekonomi.
Pendekatan Indonesia Menghadapi Lonjakan Harga
Sementara itu, di Indonesia, pemerintah diimbau untuk tidak menaikkan harga BBM meskipun harga minyak dunia meningkat. Kondisi APBN dinilai cukup kuat untuk menahan dampak eksternal ini tanpa mengorbankan daya beli masyarakat.
Kenaikan harga energi dapat mengancam inflasi dan melemahkan daya beli. Namun, dengan kondisi APBN yang solid, penambahan subsidi diharapkan dapat menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil.
Wihadi Wiyanto dari DPR menilai APBN sebagai instrumen penting dalam stabilisasi ekonomi. Menurutnya, defisit anggaran tetap terjaga di bawah 3%, memastikan ruang fiskal tetap ada untuk menahan tekanan global.
Langkah strategis ini diharapkan dapat melindungi ekonomi nasional dari efek langsung kenaikan harga energi. Menjaga stabilitas harga BBM menjadi prioritas dalam memitigasi dampak ekonomi jangka panjang.
Kebijakan refocusing anggaran oleh pemerintah untuk meningkatkan subsidi energi menunjukkan komitmen dalam memitigasi efek lonjakan harga minyak dunia. Upaya preventif ini sejalan dengan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Referensi:
- Liputan6, Harga Minyak Brent dan WTI Kompak Naik Usai Perundingan AS-Iran Gagal. Diakses 13 April 2026
- MetroTV, Harga Minyak Kembali Melonjak di Atas USD100/Barel. Diakses 13 April 2026
- Berita Satu, Nilai APBN Kuat, Anggota DPR: Kenaikan Harga BBM Belum Diperlukan. Diakses 13 April 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












