Gotrade News - Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ultimatum tegas kepada Iran terkait pemblokiran Selat Hormuz. Trump mengancam akan menyerang infrastruktur penting Iran jika selat tersebut tidak dibuka dalam 10 hari. Ancaman ini muncul setelah situasi memanas akibat pesawat tempur AS yang ditembak jatuh Iran.
Ketegangan ini mempengaruhi pergerakan pasar di Asia pada Senin (6/4/2026). Indeks Nikkei 225 Jepang dan Kospi Korea Selatan masing-masing meningkat hingga 0,62% dan 1,8%. Kenaikan ini terjadi walau mayoritas pasar Asia lainnya tutup karena libur.
Minyak dunia juga merespon ketidakpastian ini dengan peningkatan harga. Minyak mentah WTI AS naik 2,57% ke USD114,11 per barel, sementara Brent menguat 2,62% menjadi USD111,65 per barel. Kondisi ini dipicu oleh kekhawatiran gangguan pasokan dari jalur strategis tersebut.
Di lain sisi, Wall Street Futures menunjukkan pelemahan. Kontrak berjangka Dow Jones turun 253 poin, disusul dengan S&P 500 dan Nasdaq-100 yang masing-masing turun 0,6% dan 0,7%. Investor masih mencermati perkembangan lanjutan situasi AS-Iran.
Iran menolak untuk segera membuka kembali Selat Hormuz, menuntut kompensasi kerusakan perang. Namun, delapan negara anggota OPEC dan sekutunya berusaha menyeimbangkan pasar dengan menaikkan produksi 206.000 barel per hari untuk Mei. Meski demikian, langkah ini dianggap simbolis mengingat gangguan perang yang melanda wilayah tersebut.
Peningkatan harga minyak kemungkinan akan berdampak pada berbagai sektor, terutama energi dan transportasi. Investor harus mencermati pembaruan situasi di Timur Tengah karena dapat membawa perubahan signifikan pada pasar global.
Dalam beberapa hari ke depan, tekanan dari AS dan reaksi Iran akan menjadi fokus utama. Pembukaan Selat Hormuz berpotensi memengaruhi harga minyak dan stabilitas ekonomi kawasan Teluk yang penting.
Referensi:
- Bloomberg Technoz, Trump Murka Efek Iran Kuasai Hormuz: Buka Segera Selat Sialan Itu. Diakses 6 April 2026
- Katadata, Wall Street Bangkit Kala Ketegangan AS-Iran Mulai Mereda. Diakses 6 April 2026
- Kabar Bursa, Trump Ultimatum Iran, Nikkei-Kospi justru Menguat Terbatas. Diakses 6 April 2026
Featured Image: GPT Image 1.5













