Gotrade News - Bursa keuangan Wall Street mencatat pencapaian luar biasa di tahun 2025 dengan total bonus mencapai rekor $49,2 miliar. Kenaikan 9% ini seiring dengan pencapaian laba pra-pajak sebesar $65,1 miliar, meningkat lebih dari 30% dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, prospek untuk tahun 2026 mulai menunjukkan kekhawatiran dengan perlambatan perekrutan dan geopolitik.
Key Takeaways:
- Bonus Wall Street 2025 mencapai rekor $49,2 miliar.
- Laba besar 2025 dorong pendapatan pajak negara New York.
- Prospek 2026 menghadapi tantangan dari ketidakpastian ekonomi.
Menurut New York State Comptroller Thomas P. DiNapoli, lonjakan bonus dipicu oleh kinerja kuat dalam perdagangan, underwriting, dan manajemen aset. Meskipun kontribusi ekonomi Wall Street signifikan, ketidakpastian geopolitik dan perlambatan pertumbuhan pekerjaan menjadi ancaman. Industri ini tetap menjadi pendorong ekonomi penting hingga mewakili 19,4% penerimaan pajak negara bagian.
Meski rekor bonus, jumlah karyawan di industri menurun dari 201,500 pada 2024 menjadi 198,200 di 2025. Ini menunjukkan bahwa ekspansi Wall Street mungkin terbatas dengan kota lain mulai bersaing dalam sektor keuangan seperti Dallas dan Miami. Tantangan ini diprediksi dapat memengaruhi perencanaan anggaran New York mengingat proyeksi peningkatan bonus yang mungkin tidak tercapai.
Tantangan lainnya berasal dari kebijakan tarif Presiden Trump terbaru yang mengguncang pasar ekuitas awal 2026. Dalam kondisi ini, New York harus mengelola ekspektasi dengan cermat di saat pekerjaan di sektor sekuritas yang terganggu dapat memengaruhi perekonomian lebih luas.
Referensi:
- Bloomberg, Wall Street Bonus Pool Jumps to a Record $49.2 Billion for 2025. Diakses 26 Maret 2026
- Axios, Wall Street Bonuses Rose Last Year. Diakses 26 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












