Gotrade News - Harga minyak dunia melonjak meski pemerintah global sepakat melepas cadangan strategis untuk menekan harga. Pelepasan ini dipimpin oleh Presiden Trump yang merespons naiknya harga bahan bakar akibat ketegangan konflik Iran.
Key Takeaways:
- Harga minyak naik meski ada pelepasan cadangan global.
- Investor khawatir ketegangan Iran ancam suplai minyak.
- Pemerintah AS pertimbangkan kebijakan darurat.
Dalam pernyataan pada Rabu, Menteri Energi AS Chris Wright mengonfirmasi bahwa Presiden Trump mengizinkan pelepasan 172 juta barel dari Cadangan Minyak Strategis. Langkah ini sejalan dengan keputusan Badan Energi Internasional yang menyetujui pelepasan 400 juta barel secara global.
Meskipun pelepasan ini diharapkan bisa menstabilkan pasar, para investor tetap khawatir. Ketegangan di selat Hormuz, jalur kritis pengiriman minyak global, masih dirasa mengancam keamanan transportasi.
Saat ini, harga minyak mentah mencapai level tertinggi sejak 2022. Hal ini meningkatkan kekhawatiran bahwa pelepasan cadangan hanya bisa memberikan pengaruh sementara jika ketegangan di Timur Tengah terus meningkat.
Sementara itu, AS juga mengkaji langkah-langkah kebijakan darurat lainnya untuk menanggapi ketatnya pasar energi. Di antaranya, penggunaan wewenang era Perang Dingin untuk meningkatkan produksi domestik seiring meningkatnya tekanan.
Meskipun harga energi tinggi, Fitch Ratings memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan tetap stabil selama kenaikan harga minyak bersifat sementara. Namun, potensi penurunan belanja konsumen AS dan tekanan di Eropa masih perlu diwaspadai.
Tren ini menjadi perhatian bagi investor ritel yang perlu bersiap menghadapi volatilitas pasar. Meskipun demikian, tidak ada ancaman signifikan terhadap penurunan keuntungan perusahaan atau aset berisiko dalam jangka pendek.
Referensi:
- Bloomberg, US to Release 172 Million Barrels of Oil for IEA Relief Plan. Diakses 12 Maret 2026
- Bloomberg, Trump Touts Oil Supply Moves, Vows to Finish the Job in Iran. Diakses 12 Maret 2026
- Bloomberg, Trump to Invoke Emergency Law to Ease Oil Supply During Iran War. Diakses 12 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












