Klaim Ekonomi Ajaib Trump vs Data Asli: S&P 500 Tertinggal?

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Klaim Ekonomi Ajaib Trump vs Data Asli: S&P 500 Tertinggal?

Share this article

Gotrade News - Trump mengklaim tarif impor menciptakan keajaiban ekonomi AS di tahun pertama periode keduanya. Namun, data menunjukkan realitas yang lebih kompleks bagi investor global yang perlu kamu cermati.

Key Takeaways:

  • S&P 500 naik 17% namun performanya masih kalah dibandingkan pasar saham Asia dan Eropa.

  • PDB AS sempat menyusut di awal 2025 sebelum bangkit kembali ke level 4,4% di kuartal ketiga.

  • Kebijakan tarif terbukti menaikkan harga barang inti sebesar 1,4% di luar sektor pangan dan energi.

Pertumbuhan ekonomi AS memang mencatat angka impresif sebesar 4,4% pada periode Juli hingga September 2025. AP News melaporkan lonjakan ini dipicu oleh penurunan impor dan belanja konsumen yang tetap kuat.

Momentum ini sebenarnya merupakan pemulihan setelah ekonomi AS menyusut pada kuartal pertama tahun lalu. Kontraksi awal tahun terjadi karena lonjakan impor massal perusahaan sebelum tarif resmi diberlakukan.

Posisi Pasar Saham AS

Indeks S&P 500 mencatat kenaikan 17% dan mencetak rekor tertinggi sebanyak 52 kali sepanjang tahun 2025. Meski positif, angka ini masih tertinggal jauh dari lonjakan pasar Korea Selatan yang mencapai 71%.

Pasar saham Jepang dan Jerman juga mencatatkan performa lebih unggul dengan kenaikan masing-masing 26% dan 22%. Data ini mengindikasikan bahwa diversifikasi global mungkin lebih menguntungkan dibandingkan hanya fokus pada aset AS.

Dampak Inflasi dan Tarif

Klaim penurunan inflasi drastis terbantahkan oleh data inflasi inti yang berada di level 2,6%. AP News mencatat angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan posisi inflasi pada Oktober 2024.

Studi Harvard Business School menemukan bahwa konsumen AS menanggung 43% biaya dari kebijakan tarif tersebut. Kenaikan harga barang inti sebesar 1,4% menjadi bukti nyata dampak langsung kebijakan proteksionisme ini.

Trump membanggakan komitmen investasi senilai $18 triliun yang diklaim berhasil diamankan dari mitra dagang utama. Namun, Gedung Putih merilis angka resmi $9,6 triliun yang mencakup gabungan investasi swasta dan publik.

Ketidakpastian realisasi investasi ini menjadi risiko yang perlu dipantau oleh para pelaku pasar modal ke depan. Kamu perlu mencermati apakah komitmen besar tersebut benar-benar akan materialisasi menjadi arus modal nyata.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade