Kondisi Harga Emas Anjlok di Pasar Domestik

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Kondisi Harga Emas Anjlok di Pasar Domestik

Share this article

Gotrade News - Harga emas di pasar global menunjukkan kenaikan signifikan pada hari Jumat (27/3/2026), di tengah keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menunda tenggat kesepakatan dengan Iran. Namun, di pasar domestik, harga emas justru mengalami penurunan. Hal ini membuat banyak investor dan masyarakat menyusun strategi baru terkait investasi mereka.

Key Takeaways:

  • Harga emas global naik di atas USD 4.400 per ounce setelah kebijakan AS.
  • Harga emas di Pegadaian, termasuk produk Galeri 24 dan Antam, justru turun.
  • Pergerakan harga emas dipengaruhi ketegangan geopolitik dan kebijakan moneter.

Di pasar internasional, harga emas naik 1,88% menjadi USD 4.462,17 per ounce. Kenaikan ini didorong oleh penundaan AS dalam menerapkan batas waktu bagi Iran untuk menghentikan konflik, memberikan sedikit kelegaan dari ketegangan Timur Tengah.

Liputan6 melaporkan bahwa meski tekanan geopolitik meningkat, pasar domestik justru menyaksikan penurunan harga emas perhiasan dan batangan. Kondisi ini mengindikasikan adanya ketidakpastian investor dalam menyikapi perubahan kebijakan global dan domestik.

Sebaliknya, Kompas mencatat, dalam perdagangan siang di Pegadaian, harga produk seperti Galeri 24 dan Antam turun dibandingkan perdagangan di pagi hari. Misalnya, emas Galeri 24 mengalami penurunan sebesar Rp 32.000 menjadi posisi Rp 2.795.000 per gram.

Penurunan ini menunjukkan respons pasar domestik yang terus berubah seiring dengan kondisi global dan perubahan kebijakan moneter. Meski pasar dunia mengalami kenaikan harga, sentimen di pasar lokal tampaknya masih dipengaruhi oleh faktor internal.

Kebijakan AS yang menunda tekanan terhadap Iran sementara harga energi melonjak, turut memengaruhi persepsi pasar. Investor domestik pun perlu waspada terhadap kemungkinan perubahan pada kebijakan suku bunga oleh bank sentral, yang dapat memengaruhi harga aset seperti emas.

Situasi ini menciptakan momentum dimana investor harus lebih hati-hati dalam mengambil keputusan. Keberlangsungan ketegangan di Timur Tengah dan potensi inflasi bisa menjadi faktor signifikan bagi investor di pasar emas.

Untuk mengantisipasi perubahan tersebut, investor disarankan untuk memonitor pergerakan pasar dengan seksama dan mempertimbangkan kebijakan moneter dan geopolitik secara lebih luas. Ini membantu mempertahankan keseimbangan dalam portfolio investasi.


Referensi:

Featured Image: GPT Image 1.5

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade