Konflik Trump dan Bank Tentukan Nasib Aturan Baru Kripto

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Konflik Trump dan Bank Tentukan Nasib Aturan Baru Kripto

Share this article

Gotrade News - Presiden Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap bank terkait aturan kripto pada Rabu (04/03). Konflik ini memicu penundaan regulasi yang memengaruhi kepastian pasar aset digital.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social. Laporan dari Finbold mencatat bahwa perbankan dituduh merusak rancangan aturan stablecoin.

Key Takeaways:

  • Perselisihan tentang pembayaran bunga stablecoin menunda pengesahan undang-undang pasar kripto.

  • Sektor perbankan khawatir aturan baru akan menarik dana nasabah dari rekening tradisional.

  • Keterlambatan regulasi ini memunculkan risiko perpindahan bisnis kripto ke luar negeri.

Aturan bernama GENIUS Act ini sebenarnya sudah disahkan oleh Kongres. Namun pihak bank terus melobi pembuat kebijakan untuk mengubah isi aturan.

Trump menilai intervensi bank mengancam agenda utama kebijakan kripto pemerintahannya. Kondisi ini membuat struktur pasar aset digital Amerika Serikat menjadi tidak pasti.

Keterlambatan regulasi berpotensi mendorong perusahaan kripto memindahkan operasinya ke China. Negara lain dengan kerangka hukum yang lebih jelas juga menjadi alternatif.

Sektor perbankan diminta tidak mencampuri kebijakan inovasi keuangan digital negara. Permintaan ini muncul meskipun bank saat ini melaporkan rekor keuntungan yang besar.

Akar Penolakan Sektor Perbankan

Pusat perselisihan ini terletak pada masalah pembayaran imbal hasil stablecoin. Aturan GENIUS melarang penerbit stablecoin memberikan bunga langsung kepada pemegang token.

Platform pihak ketiga seperti bursa kripto masih bebas memberikan imbal hasil. Celah aturan ini sangat dikhawatirkan oleh kelompok industri perbankan tradisional.

Bank menilai skema ini bisa memicu penarikan dana simpanan secara besar. Nasabah berpotensi memindahkan uang dari bank ke dalam bentuk aset digital.

Perwakilan industri kripto dengan tegas menolak pembatasan pembayaran imbal hasil. Mereka menilai peluang keuntungan sangat penting bagi pertumbuhan ekosistem aset digital.

Dampak Ketidakpastian Regulasi Pasar

Perselisihan panas ini secara nyata telah menunda proses legislasi penting. Komite Perbankan Senat terpaksa menunda pertimbangan rancangan undang-undang struktur pasar kripto.

Langkah penundaan terjadi setelah sejumlah pelobi kripto besar menarik dukungan. Perusahaan seperti Coinbase menolak kompromi terkait pembatasan imbal hasil awal tahun ini.

Negosiasi antara perwakilan bank dan industri kripto masih terus berlanjut. Sayangnya pertemuan di Gedung Putih belum menghasilkan titik temu yang final.

Tekanan terhadap pembuat kebijakan semakin meningkat menjelang pemilihan umum paruh waktu. Pasar masih menunggu kerangka hukum yang menyeimbangkan stabilitas perbankan dan inovasi.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:

 


 

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade