Gotrade News - Ketegangan antara AS dan Iran memicu lonjakan harga minyak global, menimbulkan tekanan besar pada Presiden Trump. Harga minyak melonjak melampaui $100 per barel, meningkatkan kekhawatiran atas kestabilan ekonomi dan strategi energi AS.
Key Takeaways:
- Harga minyak naik setelah ketegangan di Selat Hormuz.
- Trump bergantung pada cadangan minyak darurat untuk mengatasi krisis.
- Stabilitas pasar tergantung pada pembukaan Selat Hormuz.
Penasihat Trump memperingatkan bahwa perang dengan Iran dapat memperpanjang ketidakstabilan ini, terutama jika Iran sukses memblokir Selat Hormuz. Langkah ini menekan AS dan sekutunya untuk mengakhiri konflik yang dimulai akhir Februari lalu.
Dalam menghadapi ancaman ini, Trump memutuskan merilis cadangan minyak darurat secara besar-besaran. IEA mengkoordinasikan pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan global, termasuk 172 juta dari AS.
Akan tetapi, upaya tersebut dipandang hanya mampu memperlambat kenaikan harga minyak, bukan menghentikannya. Analis ekonomi memperingatkan bahwa ketidakstabilan harga minyak dapat berdampak panjang terhadap ekonomi global.
Ketahanan pasar minyak dunia sekarang sangat bergantung pada dinamika Selat Hormuz. Pejabat IEA menekankan pentingnya dimulainya kembali transit di selat tersebut untuk menstabilkan pasokan minyak.
Operasi Epic Fury yang diluncurkan Trump untuk melumpuhkan program nuklir dan militer Iran sudah mencapai fase kritis. Namun, tantangan terkait minyak ini bisa memaksa perubahan strategi jika perang berkepanjangan.
Dengan kebijakan energi yang terdesak, Trump perlu merumuskan langkah yang meyakinkan untuk mengatasi kenaifan pasar. Ketegangan yang tak berkesudahan dapat memicu dampak negatif yang lebih luas bagi AS dan sekutu globalnya.
Referensi:
- Bloomberg, Latest Oil Market News and Analysis for March 12. Diakses 12 Maret 2026
- Bloomberg, Iran War Live Updates: Dubai Towers Hit by More Drones, Kuwait Airport Damaged. Diakses 12 Maret 2026
- Bloomberg, Iran War Tests Egypt's Resilience After Bond Outflows Surge. Diakses 12 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












