Laba BNY, IBKR dan Alcoa Q3 2026 Naik, Ini Rinciannya

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Laba BNY, IBKR dan Alcoa Q3 2026 Naik, Ini Rinciannya

Ringkasan

  • Laba per saham BNY (BK) kuartal III 2026 naik 24% ke US$2,34, dengan pendapatan naik 12% ke US$5,676 miliar.
  • Interactive Brokers mencetak EPS US$0,69, didorong pendapatan bunga bersih yang naik 19% dan menaikkan dividen kuartalan ke US$0,15.
  • Alcoa membukukan EPS US$1,81 dan menyepakati penjualan sebagian lokasi Massena East dengan potensi hasil hingga US$315 juta.

Gotrade News - BNY (BK), Interactive Brokers (IBKR) dan Alcoa (AA) melaporkan laba kuartal III 2026 yang lebih tinggi dari tahun lalu pada Kamis (15/10). Laba per saham BNY naik 24% ke US$2,34, Interactive Brokers mencetak US$0,69, dan Alcoa membukukan US$1,81, ditopang pendapatan bunga dan produksi aluminium.

Ketiga emiten ini termasuk yang membuka musim laporan keuangan kuartal III di Wall Street. Bank kustodian dan broker diuntungkan pendapatan bunga yang naik, sementara Alcoa mendapat dorongan dari volume produksi yang terus meningkat.

Ringkasan angka di bawah ini disusun dari rilis resmi masing-masing perusahaan yang diajukan ke SEC, dengan earnings per share (EPS) dilusian dan pendapatan kuartal III 2026 dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Baca juga: SpaceX: Ukraine Starlink Access Dispute and Launch-Driven Stock Jump
PerusahaanEPS Q3 2026EPS Q3 2025Pendapatan Q3 2026Pendapatan Q3 2025
BNYUS$2,34US$1,88US$5,68 miliarUS$5,08 miliar
Interactive BrokersUS$0,69US$0,59US$1,91 miliarUS$1,66 miliar
AlcoaUS$1,81US$0,88US$3,70 miliarUS$3,00 miliar

Data Pasar IBKR dan AA

KodeHarga penutupanPerubahan harianKapitalisasi pasar
IBKR$86,03+2,25%$39,0 miliar
AA$40,42+0,85%$10,7 miliar

Data penutupan sesi reguler 15 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kapitalisasi pasar: Nasdaq, per 15 Oktober 2026.

Bagaimana Hasil Kuartal III BNY (BK)?

Menurut rilis resmi BNY, total pendapatan kuartal III 2026 mencapai US$5,676 miliar, naik 12% dibanding US$5,081 miliar setahun sebelumnya. Laba per saham tumbuh 24% ke US$2,34 dari US$1,88, dengan margin operasional sebelum pajak 38,5% dan ROTCE 29,0%.

Pendapatan bunga bersih BNY naik ke US$1,423 miliar dari US$1,236 miliar. Aset dalam kustodian dan administrasi (AUC/A) tercatat US$63,4 triliun dan dana kelolaan (AUM) US$2,2 triliun, keduanya masih angka awal. "BNY delivered strong results in the third quarter," kata CEO Robin Vince dalam rilis tersebut, seraya menyebut pertumbuhan terjadi merata di seluruh platform perusahaan.

Baca juga: Saham Nvidia (NVDA) Turun 1,8%, Ini Sentimennya (16 Oktober 2026)

Kenapa Laba Interactive Brokers (IBKR) Naik?

Dilansir dari rilis kuartal III Interactive Brokers, pendapatan bersih yang dilaporkan naik ke US$1,91 miliar dari US$1,66 miliar, sementara EPS dilusian naik ke US$0,69 dari US$0,59. Secara disesuaikan, EPS tercatat US$0,67 dibanding US$0,57 tahun lalu, dan pendapatan bersih disesuaikan US$1,87 miliar.

Pendorong utamanya adalah pendapatan bunga bersih yang naik 19% ke US$1,15 miliar, serta komisi yang naik 12% ke US$602 juta seiring rata-rata transaksi harian nasabah (DARTs) yang naik 18% ke 4,27 juta. Jumlah akun nasabah tumbuh 35% ke 5,58 juta dan ekuitas nasabah naik 27% ke US$964,7 miliar. Perusahaan juga menaikkan dividen kuartalan dari US$0,0875 menjadi US$0,15 per saham.

Margin sebelum pajak Interactive Brokers tercatat 78%, sedikit di bawah 79% pada kuartal yang sama tahun lalu, menurut rilis yang sama.

Laba Alcoa (AA) Q3 dan Kesepakatan Massena East

Menurut rilis resmi Alcoa, pendapatan kuartal III 2026 mencapai US$3,704 miliar, lebih tinggi dari US$2,995 miliar setahun lalu namun turun dari US$3,966 miliar pada kuartal II. Laba bersih yang diatribusikan ke Alcoa naik ke US$483 juta atau US$1,81 per saham, dari US$232 juta atau US$0,88 per saham.

Secara disesuaikan, EPS Alcoa tercatat US$1,82, turun dari US$2,12 pada kuartal II. EBITDA disesuaikan di luar pos khusus mencapai US$789 juta, dibanding US$901 juta pada kuartal sebelumnya. Arus kas operasional tercatat US$643 juta dan arus kas bebas US$472 juta, dengan kas akhir kuartal US$4,4 miliar yang mencakup US$2,6 miliar pendanaan untuk akuisisi AliGroup.

Alcoa juga menandatangani perjanjian untuk menjual sebagian lokasi Massena East di New York dengan potensi hasil hingga US$315 juta. Perusahaan memperkirakan menerima sekitar US$50 juta hingga US$65 juta saat penutupan, ditambah sekitar US$60 juta hingga US$250 juta terkait ekspansi kapasitas yang disetujui dan pembayaran cicilan selama tujuh tahun. Penutupan diperkirakan dalam enam bulan, bergantung pada perizinan dan persetujuan regulator.

Apa Panduan Alcoa untuk Kuartal IV 2026?

Alcoa memperkirakan produksi dan pengiriman yang lebih tinggi di segmen alumina dan aluminium pada kuartal IV. EBITDA disesuaikan segmen alumina diperkirakan stabil secara kuartalan, sementara segmen aluminium menghadapi dampak negatif sekitar US$30 juta dari kenaikan biaya bahan baku dan pemeliharaan terencana. Perusahaan juga menegaskan kembali proyeksi produksi dan pengiriman 2026.

Menurut CEO Alcoa William F. Oplinger, perusahaan akan melanjutkan momentum ini sembari menuntaskan akuisisi AliGroup yang ditargetkan rampung pada semester pertama 2027.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku