Tesla (TSLA) Pamerkan Roadster yang Bisa Terbang

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Tesla (TSLA) Pamerkan Roadster yang Bisa Terbang

Ringkasan

  • Tesla (TSLA) memperkenalkan Roadster generasi baru yang dalam demonstrasinya melaju terbalik, melompat, dan mendarat dengan pendorong gas dingin.
  • Produksi baru dimulai 2028, sementara janji awal pengiriman pada 2020 tidak terpenuhi.
  • Layanan Cybercab tanpa setir baru berjalan terbatas di Austin sejak awal September, menurut Engadget.

Gotrade News - Tesla (TSLA) memperkenalkan Roadster generasi baru pada Kamis (15/10) waktu Texas, mobil sport listrik yang dalam demonstrasinya melaju terbalik di lintasan melengkung lalu melompat dan mendarat dengan bantuan pendorong udara. Menurut Yahoo Finance, CEO Elon Musk menyebut produksi baru dimulai pada 2028, sekitar delapan tahun setelah janji pengiriman awal.

Peluncuran ini kembali menyoroti rekam jejak Tesla soal tenggat yang meleset, dari Roadster hingga layanan robotaxi yang baru beroperasi terbatas.

Data Pasar TSLA

KodeHarga penutupanPerubahan harianKapitalisasi pasar
TSLA$362,44-1,29%$1,43 triliun

Data penutupan sesi reguler 15 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kapitalisasi pasar: Nasdaq, per 15 Oktober 2026.

Baca juga: SpaceX: Ukraine Starlink Access Dispute and Launch-Driven Stock Jump

Apa yang Diumumkan Tesla di Acara Roadster?

Tesla memamerkan Roadster di fasilitas uji SpaceX di McGregor, Texas, lewat siaran langsung. Melansir Fox Business, mobil itu menanjak lintasan melengkung, menempel dengan sistem kipas hisap hingga posisi terbalik penuh, lalu memakai pendorong gas dingin yang dikembangkan bersama SpaceX untuk melompat, berputar di udara, dan mendarat. Musk berkata di panggung, "Turns out the future does have flying cars."

Menurut Yahoo Finance, uji di lokasi acara mencatat akselerasi 0 sampai 60 mph dalam 0,81 detik, dengan klaim kecepatan puncak 230 mph. Tesla menawarkan tiga versi, yaitu Performance yang layak jalan raya, Thrust untuk balap dengan pendorong di bagian belakang, dan Rocket satu kursi yang bisa terbang singkat. Semua versi diklaim memiliki jarak tempuh di atas 300 mil.

Tesla belum mengumumkan harga, meski Yahoo Finance memperkirakan angkanya di atas US$250.000. Calon pembeli diminta membayar deposit US$5.000, lalu transfer US$45.000 dalam 10 hari. Belum ada penjelasan bagaimana versi Rocket yang bisa terbang akan diizinkan melintas di jalan umum.

Baca juga: Saham Nvidia (NVDA) Turun 1,8%, Ini Sentimennya (16 Oktober 2026)

Rekam Jejak Tenggat Roadster dan Robotaxi Tesla

Roadster generasi kedua pertama kali diperkenalkan pada 2017 dengan janji produksi pada 2020. Dilansir Electrek, Tesla sejauh ini belum mengirimkan satu unit pun, dan jadwalnya tercatat mundur setidaknya enam kali untuk produksi serta tujuh kali untuk tanggal peluncuran. Acara ini sendiri semula dijadwalkan 1 Oktober sebelum ditunda karena cuaca.

Pola serupa terlihat pada robotaxi. Menurut Engadget, Tesla baru membuka layanan Cybercab tanpa setir dan pedal rem untuk umum pada awal September, hampir dua tahun setelah kendaraan itu diperkenalkan, dan sejauh ini hanya di Austin. Mengutip The New York Times, Engadget melaporkan Tesla mengantongi izin untuk 314 kendaraan tanpa pengemudi di Texas, sebagian besar Model Y dan hanya 45 Cybercab, tanpa kejelasan berapa yang benar-benar membawa penumpang berbayar.

Dampaknya ke Saham TSLA

Analis menilai Roadster lebih sebagai pamer kemampuan teknik ketimbang sumber pendapatan. Menurut Yahoo Finance, Gene Munster, yang dikenal sebagai pendukung Tesla, menyebut acara itu "an engineering flex" yang tidak memiliki nilai komersial selain mempermalukan produsen mobil konvensional.

Karena produksi baru dimulai 2028 dan harga belum diumumkan, pelaku pasar yang mengikuti pergerakan saham Tesla kemungkinan masih lebih memperhatikan perkembangan robotaxi, termasuk perluasan Cybercab di luar Austin, dibanding penjualan Roadster dalam waktu dekat.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku