Laporan Keuangan Q3: JPMorgan Soroti NII, UnitedHealth dan BNY Ikut Jadi Perhatian

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Laporan Keuangan Q3: JPMorgan Soroti NII, UnitedHealth dan BNY Ikut Jadi Perhatian

Ringkasan

  • JPMorgan Chase (JPM) merilis kinerja kuartal III 2026 pada Selasa (13/10), dengan konsensus EPS US$5,86 dan pendapatan US$50,85 miliar menurut Hudson Labs.
  • Panduan 2026 JPMorgan terakhir menaikkan proyeksi NII total menjadi sekitar US$105,5 miliar, dengan beban disesuaikan diproyeksikan sekitar US$107,5 miliar.
  • UnitedHealth melapor di hari yang sama, BNY pada Kamis (15/10), dan pasar juga menunggu data CPI September pada Rabu.

Gotrade News - JPMorgan Chase (JPM) membuka musim laporan keuangan kuartal III 2026 pada Selasa (13/10), dengan rilis hasil dijadwalkan sekitar pukul 07.00 waktu New York. Konsensus analis memperkirakan laba per saham US$5,86 dan pendapatan US$50,85 miliar, angka yang akan menjadi patokan pertama kinerja bank besar AS kuartal ini.

Menurut pengumuman resmi JPMorganChase, hasil kuartal III dirilis sekitar pukul 07.00 ET (18.00 WIB), disusul conference call pukul 08.30 ET (19.30 WIB). Pada hari yang sama, UnitedHealth Group (UNH), Goldman Sachs, Citigroup, Wells Fargo, dan Johnson & Johnson juga dijadwalkan melapor, seperti dilaporkan Investing.com.

Apa yang Ditunggu dari Laporan Kuartal III JPM?

Melansir Hudson Labs, konsensus kuartal III 2026 untuk JPMorgan berada di laba per saham (EPS) US$5,86 dan pendapatan US$50,85 miliar. Sebagai pembanding, pada kuartal III 2025 bank ini mencatat pendapatan US$47,12 miliar, laba bersih US$14,39 miliar, dan EPS US$5,07.

Baca juga: Saham Chip Asia Rontok: SK Hynix Anjlok 11%, Kospi Turun 8%

Tabel berikut merangkum estimasi dan realisasi tahun lalu tersebut berdasarkan data Hudson Labs.

Metrik JPMorgan

Estimasi Q3 2026

Realisasi Q3 2025

Laba per saham (EPS)

US$5,86

US$5,07

Pendapatan

US$50,85 miliar

US$47,12 miliar

Hudson Labs mencatat lima hal yang akan dipantau investor: keberlanjutan kinerja pasar modal, tren simpanan dan kredit, disiplin biaya, normalisasi kualitas kredit, serta komentar manajemen soal kondisi makro, investasi AI, dan strategi alokasi modal.

Data Pasar JPM dan UNH

Kode

Harga penutupan

Perubahan harian

Kapitalisasi pasar

JPM

$334,30

+0,39%

$888,6 miliar

UNH

$378,52

-0,21%

$339,8 miliar

Data penutupan sesi reguler 12 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kapitalisasi pasar: Nasdaq, per 13 Oktober 2026.

Baca juga: Gotrade Daily: Laba TSMC Melesat, Pasar Cerna Inflasi Panas

Bagaimana Panduan JPMorgan untuk 2026?

Berdasarkan rangkuman Hudson Labs, panduan JPMorgan untuk 2026 terakhir menaikkan proyeksi pendapatan bunga bersih (NII) total menjadi sekitar US$105,5 miliar dari US$103 miliar, serta NII di luar segmen Markets menjadi sekitar US$96,5 miliar dari US$95 miliar. Proyeksi beban yang disesuaikan juga naik menjadi sekitar US$107,5 miliar dari US$105 miliar.

Di sisi kualitas aset, proyeksi rasio kredit macet bersih kartu kredit (card NCO) diturunkan menjadi sekitar 3,2% dari 3,4%. Pada kuartal III 2025, rasio tersebut tercatat 3,15%, menurut sumber yang sama.

Apa Ekspektasi Analis untuk Laporan UNH?

Dilansir Tiger Brokers, UnitedHealth dijadwalkan melapor sebelum pasar dibuka pada 13 Oktober 2026. Konsensus memperkirakan pendapatan US$111,40 miliar, turun 1,47% secara tahunan, dengan EPS disesuaikan sekitar US$4,15 atau naik 48,46% dibanding tahun lalu.

Investor menyoroti dinamika rasio biaya medis, pemulihan margin dari penyesuaian harga di awal tahun polis, normalisasi bisnis farmasi Optum, serta posisi rating bintang Medicare Advantage untuk tahun pembayaran 2028, menurut Tiger Brokers.

Kapan Bank Kustodian BNY Melapor?

Dari kelompok bank kustodian, BNY (BK) menjadwalkan rilis kinerja kuartal III 2026 pada Kamis (15/10) sekitar pukul 06.30 waktu Timur AS, disusul conference call pukul 11.00, menurut pengumuman resmi BNY.

Futures Nasdaq 100 Turun 0,8% Jelang Data CPI

Di pasar berjangka, futures Nasdaq 100 turun 0,8% ke 30.646,50 dan futures S&P 500 melemah 0,2% ke 7.840,0, sementara futures Dow Jones naik 0,2% ke 52.187,0, menurut Investing.com. Pada perdagangan Senin, Dow Jones ditutup naik 0,4%, S&P 500 turun 0,1%, dan Nasdaq Composite melemah 0,5%.

Investing.com mengaitkan pelemahan futures Nasdaq dengan aksi jual saham chip setelah indeks KOSPI Korea Selatan anjlok lebih dari 7%, dengan saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun lebih dari 8%. Pemicunya adalah kabar kemajuan produsen chip China ChangXin Memory Technologies dalam teknologi DRAM generasi berikutnya.

Selain laporan keuangan, pelaku pasar menunggu rilis data indeks harga konsumen (CPI) September pada Rabu, serta data harga produsen dan penjualan ritel pada Kamis, masih menurut Investing.com.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku