Laporan Laba Q1 2026 Membanjir, Mayoritas Melampaui Estimasi

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Laporan Laba Q1 2026 Membanjir, Mayoritas Melampaui Estimasi

Share this article

Gotrade News - Musim laporan laba Q1 2026 memasuki fase puncak pada 22 April, dengan perusahaan besar dari sektor industri, konsumen, dan keuangan melaporkan hasil dalam satu sesi padat. Sorotan utama jatuh pada GE Vernova (GEV), yang melonjak 14,1% setelah mencetak laba di atas ekspektasi.

GE Vernova melaporkan laba per saham disesuaikan sebesar $2,06, melampaui estimasi konsensus $1,88. Pendapatan masuk di $9,34 miliar, melampaui perkiraan $9,17 miliar, dengan pertumbuhan 16% year over year termasuk ekspansi organik 7%.


Key Takeaways

  • GE Vernova melonjak 14,1% setelah melampaui estimasi pendapatan ($9,34M vs $9,17M) dan EPS ($2,06 vs $1,88), serta menaikkan panduan penjualan tahunan.
  • Boeing mengirimkan 143 pesawat di Q1, mengalahkan Airbus untuk pertama kalinya sejak 2019, meskipun masih mencatat rugi per saham $0,76.
  • Philip Morris melampaui estimasi pendapatan ($10,15M) dan EPS ($1,96) tetapi memangkas panduan tahunan karena pengiriman Zyn turun 23,5%.

  • Philip Morris (PM) mencetak kuartal yang kuat secara operasional, dengan pendapatan $10,15 miliar melampaui estimasi $9,91 miliar dan EPS disesuaikan $1,96 melampaui konsensus $1,83. Saham awalnya naik hampir 3% di awal perdagangan.

    Namun, Philip Morris memangkas panduan EPS disesuaikan tahunan menjadi $8,36 hingga $8,51, turun dari $8,38 hingga $8,53 sebelumnya. Penyebab utama adalah pengiriman Zyn nikotin pouch di AS yang turun 23,5% akibat penyesuaian inventaris distributor dan ketidakpastian regulasi.

    CFO Emmanuel Babeau menyatakan bahwa "lingkungan regulasi yang kompleks terus memperlambat inovasi dan peralihan perokok dewasa ke produk bebas asap." Persaingan dari produk Velo milik British American Tobacco juga semakin ketat di segmen nikotin pouch.

    Boeing (BA) menunjukkan kemajuan menggembirakan dalam pemulihan, melaporkan 143 pengiriman pesawat komersial di Q1, termasuk 114 pesawat 737 narrowbody. Ini menandai kemenangan kuartalan pertama Boeing atas Airbus sejak sekitar Q1 2019, menurut Yahoo Finance.

    Perusahaan diperkirakan mencatat arus kas bebas disesuaikan negatif $2,61 miliar untuk kuartal tersebut, dengan rugi disesuaikan $0,76 per saham. Rencana pemulihan CEO Kelly Ortberg menargetkan arus kas bebas positif $1 miliar hingga $3 miliar untuk tahun penuh 2026.

    United Airlines (UAL) memangkas panduan laba 2026, mengutip biaya bahan bakar yang tinggi akibat konflik Iran dan gangguan Hormuz. Sektor penerbangan tetap tertekan karena harga bahan bakar jet mengikuti minyak Brent di sekitar $98 per barel.

    Capital One (COF) mencatat laba kuartalan $2,2 miliar tetapi meleset dari ekspektasi analis. Perusahaan jasa keuangan ini terus mengintegrasikan akuisisi Discover sambil mengelola kualitas kredit di lingkungan suku bunga tinggi.

    Manhattan Associates menonjol di antara emiten midcap, dengan pertumbuhan pendapatan cloud yang meningkat ke 24,2% dari 20% di kuartal sebelumnya. Win rate melebihi 70%, dengan 55% pemesanan baru dari klien baru, menandakan permintaan software enterprise yang sehat.

    Kesimpulan luas dari hari pelaporan ini adalah bahwa korporasi Amerika mengelola dampak geopolitik dengan cukup baik. Pertumbuhan pendapatan tetap solid di sebagian besar sektor, meskipun kehati-hatian dalam panduan mencerminkan latar belakang ketidakpastian biaya energi tinggi dan ketegangan Timur Tengah.

    Sumber: Investing.com, Benzinga, Yahoo Finance, Motley Fool

    Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


    Artikel terkait

    Dipercaya

    lebih dari

    1M+

    Trader di Indonesia 🌏

    Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

    Gotrade terdaftar & diawasi

    KominfoOJKSOCFintech Indonesia

    Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

     

    Benzinga Global Fintech Awards 2024
    Five Star Award 2024
    Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
    Highest Combined 2022
    Mockup Two Phones

    Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

    #ReadyGoTrade

    Gotrade Green Logo Top Left
    AppLogo

    Gotrade