Gotrade News - Harga silver hari ini mengalami fluktuasi ekstrem dengan penurunan tajam sebelum akhirnya kembali naik secara signifikan. Ketidakstabilan ini terjadi akibat likuiditas pasar yang menipis dan memicu pergerakan harga yang sangat liar.
Pasar perak spot sempat melonjak hingga 6,2 persen pada perdagangan sesi Asia hari Jumat (06/02). Kenaikan ini terjadi setelah harga sempat anjlok mendekati level 64 dolar AS per ons sebelumnya.
Key Takeaways:
-
Likuiditas tipis memperbesar volatilitas harga perak hingga mencatat pergerakan paling ekstrem sejak tahun 1980.
-
Aksi ambil untung investor Tiongkok jelang Tahun Baru Imlek menjadi pemicu utama tekanan jual.
-
JPMorgan menilai Bitcoin memiliki prospek jangka panjang yang lebih menarik dibandingkan logam mulia saat ini.

Faktor Pemicu Volatilitas
Pergerakan harga ini menandai volatilitas paling tajam yang pernah tercatat di pasar perak sejak tahun 1980. Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa momentum spekulatif dan perdagangan over-the-counter yang sepi memperburuk kondisi pasar saat ini.
Ole Hansen dari Saxo Bank AS menjelaskan bahwa market maker cenderung memperlebar spread saat volatilitas meningkat tajam. Kondisi ini membuat likuiditas menjadi paling lemah justru ketika pasar sangat membutuhkannya untuk menjaga stabilitas.
Tekanan jual juga dipicu oleh investor di Tiongkok yang mulai menutup posisi jelang libur panjang Imlek. Zijie Wu dari Jinrui Futures Co menyatakan bahwa pemegang posisi long mulai berhenti dan short mengambil untung.
Pandangan Institusi Keuangan
Di sisi lain, pasar emas menunjukkan ketahanan yang jauh lebih baik dibandingkan perak di tengah gejolak ini. Beberapa manajer aset global bahkan menegaskan kembali pandangan bullish jangka panjang mereka terhadap logam kuning tersebut.
Namun, volatilitas tinggi pada logam mulia memicu kekhawatiran mengenai fungsinya sebagai lindung nilai yang efektif. Ahli strategi JPMorgan menilai Bitcoin justru terlihat lebih menarik daripada emas untuk strategi jangka panjang.
Volatilitas harga perak yang ekstrem ini sebenarnya membuka peluang keuntungan besar jika kamu tahu caranya. Alih-alih takut dengan penurunan harga, kamu bisa memanfaatkan pergerakan naik maupun turun menggunakan instrumen Options.
ETF SLV adalah salah satu cara terbaik untuk menangkap peluang cuan dari pergerakan harga perak. Kamu bisa meraih potensi profit maksimal di segala kondisi pasar tanpa harus memiliki aset fisiknya secara langsung.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
-
Bloomberg, Silver Whipsaws Again as Thin Liquidity Fuels Wild Price Swings. Diakses pada 6 Februari 2026
-
Featured Image: Unsplash










