Miner Bitcoin Berubah Jadi Infrastruktur AI, Morgan Stanley Bullish

Miner Bitcoin Berubah Jadi Infrastruktur AI, Morgan Stanley Bullish

Share this article

Gotrade News - Morgan Stanley resmi memulai inisiasi liputan terhadap sektor penambangan Bitcoin dengan pendekatan valuasi yang benar-benar baru pada Senin (10/02). Bank investasi ini tidak lagi melihat mereka sebagai pemain kripto murni, melainkan sebagai aset infrastruktur energi yang vital bagi perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Langkah ini menegaskan perubahan sentimen Wall Street yang mulai menghargai stabilitas arus kas dari pusat data dibandingkan volatilitas harga Bitcoin. Pergeseran fokus ini langsung memicu kenaikan harga saham emiten terkait hingga belasan persen di tengah pasar yang menanti arah selanjutnya.

Key Takeaways

  • Morgan Stanley menilai perusahaan miner sebagai aset infrastruktur pusat data untuk AI, bukan sekadar penambang kripto.

  • Saham Cipher Mining dan TeraWulf mendapat rating Overweight karena transisi sukses ke model bisnis hybrid.

  • Marathon Digital mendapat rating Underweight karena eksposur penuh terhadap volatilitas harga Bitcoin yang sedang turun.

Saat ini harga Bitcoin tertahan di kisaran US$70.000 atau turun sekitar 40% dari puncak tertingginya pada Oktober lalu. Penurunan ini memaksa investor institusional mencari nilai tambah lain dari perusahaan penambang selain sekadar korelasi harga aset kripto.

Menurut laporan Morgan Stanley, kapasitas komputasi masif yang dimiliki para penambang kini lebih berharga jika dialihkan untuk kebutuhan non-crypto. Analis melihat potensi besar pada perusahaan yang mampu menyewakan fasilitas listrik mereka untuk perusahaan teknologi pengembang AI.

Stephen Byrd, analis dari Morgan Stanley, menetapkan target harga tinggi untuk Cipher Mining dan TeraWulf masing-masing di level US$38 dan US$37. Valuasi ini didasarkan pada potensi "REIT endgame", di mana fasilitas tambang berubah menjadi aset real estat pusat data dengan pendapatan sewa yang stabil.

Faktor Pembeda Valuasi

Pasar langsung merespons positif pandangan baru ini dengan kenaikan harga saham Cipher Mining sebesar 13,4% dan TeraWulf sebesar 13% pada perdagangan Senin (10/02). Investor mulai memprice-in potensi arus kas jangka panjang yang lebih pasti dibandingkan pendapatan penambangan yang fluktuatif.

Di sisi lain, Marathon Digital justru mendapatkan rating Underweight dengan target harga hanya US$8. Strategi perusahaan yang bersikeras memaksimalkan eksposur Bitcoin melalui akuisisi dinilai berisiko tinggi di tengah tren penurunan profitabilitas tambang.

Byrd menyoroti bahwa ketergantungan penuh pada harga kripto membuat valuasi Marathon Digital rentan tergerus saat margin menipis. Tanpa diversifikasi ke pusat data, perusahaan ini kehilangan premi valuasi yang kini diberikan pasar kepada kompetitornya.

Transisi Industri Besar-besaran

Pendapatan penambang per terahash tercatat telah jatuh ke level US$35, jauh lebih rendah dibandingkan US$70 saat Bitcoin berada di rekor tertinggi. Penurunan profitabilitas ini menjadi katalis utama yang mendorong pemain industri untuk melakukan pivot bisnis secara agresif.

Beberapa perusahaan lain seperti Bitfarms bahkan mengumumkan rencana penggantian nama menjadi Keel Infrastructure untuk mencerminkan fokus baru mereka. Hut 8 juga dilaporkan sedang mengonversi sebagian operasi penambangannya menjadi pusat tenaga AI melalui kolaborasi dengan Anthropic.

Morgan Stanley memprediksi permintaan daya dari pusat data akan melonjak hingga 74 gigawatt pada tahun 2028. Transisi para penambang Bitcoin ini dianggap sebagai solusi cepat untuk menutupi defisit pasokan listrik yang dibutuhkan sektor teknologi AS.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade