Jakarta, Gotrade News - Microsoft diproyeksi mengalami lonjakan harga signifikan berkat tren kenaikan belanja perangkat lunak global. Morgan Stanley mempertahankan status overweight untuk saham perusahaan teknologi raksasa tersebut.
Key Takeaways
-
Target harga Microsoft dipatok pada level $650 per saham
-
Belanja perangkat lunak global diprediksi tumbuh menjadi 3,8%
-
Implementasi Azure beralih dari fase uji coba ke penggunaan luas
Laporan analis menunjukkan potensi kenaikan harga hampir mencapai 38% dari posisi saat ini. Target harga yang ditetapkan oleh Morgan Stanley berada pada angka $650 per saham.
Saham Microsoft sebenarnya sempat melemah sekitar 4% sejak awal Januari 2026. Namun Morgan Stanley menilai tren penurunan ini tidak akan berlangsung lama.
Pertumbuhan belanja perangkat lunak global diproyeksi naik 9 basis poin secara tahunan. Data tersebut bersumber dari riset terbaru yang dirilis oleh Morgan Stanley.
Para Chief Information Officer memperkirakan pertumbuhan sebesar 7,3% bagi perusahaan pada tahun ini. Angka tersebut mencerminkan optimisme pelaku industri terhadap ekosistem perangkat lunak Microsoft.
Investasi besar pada sektor kecerdasan buatan turut menjadi mesin penggerak pertumbuhan utama. Hal ini diperkuat dengan rencana pembangunan fasilitas pusat data baru di Michigan.
Proyek seluas 237 hektare tersebut sempat memicu fluktuasi harga saham pada pekan lalu. Menurut laporan Watcher Guru, investor mulai mencermati potensi biaya energi operasional fasilitas tersebut.
Analis Wedbush Dan Ives menyebut perusahaan sebagai pemenang utama di sektor teknologi tahun 2026. Ia menyatakan layanan Azure siap beralih ke implementasi skala besar di berbagai perusahaan.
Anggaran belanja teknologi kini mulai bergeser ke arah pemanfaatan kecerdasan buatan yang masif. Penjelasan tersebut disampaikan oleh Dan Ives dalam catatan riset terbarunya.
Evercore ISI menilai risiko sistemik dalam perdagangan sektor kecerdasan buatan masih tergolong terbatas. Neraca keuangan perusahaan teknologi yang sehat menjadi faktor pendukung utama kestabilan tersebut.
Referensi:
-
Watcher Guru, Morgan Stanley: Microsoft (MSFT) to Rise On Software Spending. Diakses pada 19 Januari 2026
-
Featured Image: Shutterstock











