Musim Laba Bank AS Cemerlang, Pendapatan Trading Rekor

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Musim Laba Bank AS Cemerlang, Pendapatan Trading Rekor

Share this article

Gotrade News - Saham-saham bank besar AS mencatat penguatan signifikan setelah meja perdagangan melaporkan pendapatan kuartal rekor. JPMorgan Chase, Goldman Sachs, dan Bank of America semuanya melaporkan hasil Q1 yang melampaui ekspektasi Wall Street.


Key Takeaways:

  • Meja trading bank besar mencatat pendapatan kuartal rekor didorong volatilitas geopolitik
  • PNC Financial melaporkan EPS $4,13, melampaui estimasi konsensus $4,05
  • BNY Mellon mengumumkan buyback saham $10 miliar setelah kinerja penjualan terkuat

PNC Financial Services menjadi sorotan dengan laba per saham dilusi $4,13 dan EPS adjusted $4,32 versus konsensus $4,05. Pendapatan tercatat $6,17 miliar, naik 13% year-over-year, menurut laporan Benzinga.

CEO PNC Bill Demchak menyatakan "2026 memulai awal yang baik bagi PNC" setelah berhasil menutup akuisisi FirstBank. Pertumbuhan pinjaman legacy yang kuat menjadi pendorong utama kinerja kuartal ini.

BNY Mellon mencatat kinerja penjualan kuartal terkuat sepanjang sejarah dan mengumumkan program buyback saham $10 miliar. Pencapaian ini mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap prospek bisnis custody dan asset servicing.

Charles Schwab menjadi pengecualian dengan saham melemah setelah pendapatan mengecewakan akibat net interest income yang lebih rendah dari estimasi. KeyCorp juga tertekan meski melaporkan laba di atas ekspektasi karena net interest margin yang meleset.

US Bancorp melaporkan pertumbuhan pinjaman yang kuat dan perbaikan di segmen pembayaran. Hasil ini menambah bukti bahwa sektor perbankan AS secara keseluruhan dalam kondisi sehat memasuki paruh kedua 2026.

Analis BofA Securities menaikkan target harga PNC dari $260 ke $264 dengan mempertahankan rating Buy. Keefe Bruyette & Woods juga menaikkan target dari $247 ke $253 meski mempertahankan rating Market Perform.

Volatilitas pasar akibat konflik Iran justru menjadi berkah bagi meja trading yang mampu memanfaatkan pergerakan harga tajam. Tren ini menunjukkan bahwa bank-bank besar semakin terampil mengkonversi ketidakpastian menjadi peluang pendapatan.

Sources:

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade