Musk Hidupkan Lagi Dojo 3, Tesla Tantang Ambisi Otonomi Nvidia

Musk Hidupkan Lagi Dojo 3, Tesla Tantang Ambisi Otonomi Nvidia

Share this article

Jakarta, Gotrade News - Elon Musk memberi sinyal Tesla kembali menekan gas di strategi AI untuk kendaraan otonom, dengan chip AI5 yang disebut hampir selesai dan Dojo 3 yang akan dihidupkan lagi. Di waktu yang sama, Nvidia memperluas dorongan agar platform otonominya dipakai banyak merek, membuat persaingan arah AV kembali ramai.


Key Takeaways:

  • Musk mengatakan chip AI5 Tesla hampir selesai dan AI6 sudah mulai dikerjakan, dengan target siklus desain 9 bulan.

  • Tesla disebut akan merestart Dojo 3, menandakan kembali serius di pelatihan AI skala besar setelah fokus inference di mobil.

  • Nvidia mendorong pendekatan “platform untuk semua” lewat toolkit otonomi Alpamayo dan ekosistem DRIVE.


The Street melaporkan Musk menyebut desain chip self-driving AI5 Tesla hampir rampung dan chip berikutnya, AI6, sudah mulai dikembangkan. Ia juga mengatakan Tesla akan merestart Dojo 3, sehingga Tesla kembali masuk ke arena pelatihan AI berskala besar.

Dalam narasi Tesla, chip AI5 dan AI6 terutama ditujukan untuk inference di dalam mobil, yaitu menjalankan model Full Self-Driving langsung di perangkat kendaraan. Strategi ini memperkuat pendekatan closed-loop Tesla yang menggabungkan hardware in-car, software, serta data dari armada sendiri.

Kenapa chip in-car Tesla jadi sorotan

Musk menyebut AI5 akan masuk produksi volume tinggi pada 2027 untuk menggantikan AI4, sementara AI6 sudah berjalan, dan roadmap berlanjut ke generasi berikutnya. Jika eksekusi tepat, Tesla bisa mengunci kontrol atas biaya unit, desain chip, dan ketahanan rantai pasok untuk komputasi di kendaraan.

Poin pentingnya adalah Tesla tidak sedang “baru pindah” dari Nvidia, karena perusahaan disebut sudah meninggalkan komputasi in-car Nvidia sejak 2019. Update kali ini lebih mirip penguatan strategi mandiri yang sudah ditempuh beberapa tahun.

Nvidia ingin jadi platform otonomi untuk banyak merek

Di sisi lain, Nvidia memperkenalkan Alpamayo di CES 2026 sebagai toolkit open-source untuk AI kendaraan otonom. Paket ini memperkuat pendekatan Nvidia yang menawarkan full-stack lewat NVIDIA DRIVE, dari komputer in-vehicle, software stack, hingga alat validasi dan simulasi.

Bagi produsen mobil yang tidak punya investasi R&D sebesar Tesla, pendekatan Nvidia menawarkan jalan pintas untuk membangun sistem otonomi tanpa merakit semuanya dari nol. Ini menjelaskan kenapa persaingan Tesla versus Nvidia bukan hanya soal performa chip, tetapi juga soal ekosistem dan kemudahan adopsi.

Tesla tetap punya tantangan ketika masuk kembali ke pelatihan AI. Pelatihan model frontier membutuhkan komputasi dan energi sangat besar, sehingga skenario yang lebih realistis dalam jangka dekat adalah pendekatan hibrida, yaitu Tesla memperluas kapasitas internal sambil tetap memanfaatkan ekosistem komputasi yang sudah dominan.

Bagi investor, inti ceritanya ada pada follow-through, bukan sekadar roadmap. Pasar akan menilai apakah restart Dojo 3 benar-benar menghasilkan kapasitas pelatihan yang terukur, dan apakah strategi full-stack Tesla dapat mempercepat kualitas produk otonomi di lapangan.

Dalam konteks saham, dinamika ini relevan untuk Tesla yang memperkuat kontrol teknologi internal, dan Nvidia yang ingin menjadi standar industri untuk banyak pemain. Risiko dan peluangnya akan bergerak mengikuti data eksekusi, adopsi pelanggan, dan hasil uji di dunia nyata.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade