Gotrade News - Nasdaq Composite mengalami kenaikan lebih dari 100 poin, meski Indeks Ketakutan dan Keserakahan tetap di zona 'Ketakutan Ekstrem' pada hari Selasa. Pertemuan kebijakan Federal Reserve yang berlangsung dua hari turut mempengaruhi sentimen pasar.
Key Takeaways:
- Nasdaq mengalami peningkatan lebih dari 100 poin sementara indeks ketakutan tinggi.
- Investor menanti hasil pertemuan Fed yang dapat mempertahankan suku bunga sekitar 3,75%.
- Harga minyak Brent turun, meski muncul perjanjian minyak antara Irak dan Turki.
Mayoritas sektor di S&P 500 mengakhiri sesi perdagangan dengan hasil positif, didukung oleh kenaikan signifikan di sektor energi, konsumen diskresioner, dan jasa komunikasi. Namun, saham sektor kebutuhan pokok dan kesehatan justru menurun.
Fokus pasar kini tertuju pada pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang akan mempengaruhi sentimen terkait inflasi dan harga minyak. Data Indeks Harga Produsen juga diantisipasi dapat mempengaruhi pergerakan pasar pada hari berikutnya.
Meskipun pasar saham menunjukkan momentum positif, sentimen ketakutan diukur pada level 21,5 pada hari Selasa, menunjukkan kekhawatiran investor tetap tinggi. Hal ini mengimplikasikan tekanan pada harga saham, meski beberapa indeks menunjukkan penguatan.
Minyak Brent turun lebih dari 2% di tengah berita pembukaan kembali ekspor minyak Irak melalui pelabuhan Ceyhan, mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan yang sebelumnya meningkat karena konflik Iran. Keputusan akhir terkait suku bunga oleh Fed dan data ekonomi lainnya akan menjadi penentu arah pasar dalam waktu dekat.
Referensi:
- Bloomberg, Gold Steady Near $5,000 as Investors Weigh Fed Rate-Cut Path. Diakses 18 Maret 2026
- Benzinga, Nasdaq Gains 100 Points Ahead Of Fed Decision: Fear & Greed Index Remains In 'Extreme Fear' Zone. Diakses 18 Maret 2026
- Benzinga, Will S&P 500 Open Up Or Down On Wednesday? Fed Rate Decision, Powell's Comments And PPI Data In Focus As Oil Slips. Diakses 18 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












