Outlook Pasar AS Pekan Ini: Nvidia & PCE Jadi Sorotan

Alfathan RahmanAlfathan Rahman
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Bagikan artikel

Outlook Pasar AS Pekan Ini: Nvidia & PCE Jadi Sorotan

Gotrade News - Pekan ini jadi salah satu pekan paling menentukan buat pasar saham AS sepanjang kuartal ini. Laporan earnings Nvidia dan data inflasi PCE bakal jadi dua katalis besar yang menentukan arah pasar sampai rapat The Fed bulan depan.

  • Nvidia rilis earnings Rabu, 26 Agustus, jadi barometer utama permintaan chip AI global.
  • Data inflasi PCE inti jadi penentu peluang pemangkasan Fed Rate September.
  • Pasar di rekor tertinggi, tapi dua katalis besar ini bisa memicu Volatility.

Setelah reli panjang sepanjang musim panas, pasar butuh katalis baru untuk melanjutkan tren. Pekan ini menyediakan katalis itu lewat data inflasi dan laporan keuangan raksasa teknologi.

Perpaduan agenda makro dan earnings sebesar ini jarang terjadi dalam satu pekan. Itu sebabnya pergerakan pasar bisa lebih tajam dari biasanya.

Baca juga: Saham Alibaba Anjlok 10% Usai Penawaran Saham Rp163 T

Buat kamu yang berinvestasi di saham AS, memahami peta pekan ini penting sebelum ambil keputusan. Persiapan yang matang jauh lebih baik daripada reaksi mendadak.

Agenda Ekonomi Pekan Ini

Fokus makro pekan ini tertuju pada data inflasi yang paling diperhatikan The Fed. Setelah sinyal dovish dari simposium Jackson Hole pekan lalu, pasar mencari konfirmasi lewat angka riil.

Berikut agenda ekonomi utama yang perlu kamu pantau pekan ini:

Baca juga: Bitcoin Tembus USD74.000, Saham Kripto AS Ikut Reli
  • Data inflasi PCE inti, ukuran inflasi favorit The Fed, jadi rilis paling ditunggu.
  • Estimasi kedua GDP Kuartal II untuk membaca kekuatan ekonomi AS.
  • Klaim pengangguran mingguan sebagai sinyal terbaru pasar tenaga kerja.
  • Data Consumer Confidence yang menggambarkan tingkat optimisme konsumen.

PCE inti adalah ukuran inflasi favorit The Fed dalam menentukan arah suku bunga. Angka yang lebih dingin dari perkiraan bakal memperkuat alasan untuk memangkas Fed Rate.

Rapat FOMC berikutnya dijadwalkan pada 16-17 September. Saat ini pasar memperkirakan peluang sekitar 83% untuk pemangkasan 25 basis poin di rapat itu.

Di sisi lain, pasar juga memperkirakan bahwasannya The Fed akan menahan (pause) suku bunga dengan probabilitas sekitar 61% sampai 69% bahwasannya suku bunga berada dikisaran 3,50%–3,75%.

Selain itu, pelaku pasar memperkirakan total pemangkasan sekitar 52 basis poin sampai akhir tahun. Data PCE pekan ini bisa menguatkan atau justru menggoyang ekspektasi tersebut.

Kalau inflasi terbukti terkendali, ruang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan makin terbuka. Sebaliknya, inflasi yang membandel bisa menunda rencana pemangkasan.

Estimasi GDP dan klaim pengangguran akan melengkapi gambaran kekuatan ekonomi AS. The Fed kini menaruh perhatian lebih besar pada risiko di pasar tenaga kerja.

Consumer Confidence juga jadi sorotan karena menggambarkan sejauh mana konsumen siap berbelanja. Optimisme rumah tangga sering jadi penopang penting bagi ekonomi AS.

Cek jadwal lengkapnya di Kalender Ekonomi Gotrade supaya kamu tidak ketinggalan rilis penting.

Saham yang Perlu Diperhatikan

Musim earnings teknologi mencapai puncaknya pekan ini. Semua mata tertuju pada Nvidia (NVDA) yang melaporkan hasil kuartalannya Rabu, 26 Agustus, setelah pasar tutup.

Analis memperkirakan pendapatan Nvidia di kisaran USD 93-95 miliar, tumbuh sekitar 96% dibanding tahun lalu. Angka ini didorong permintaan chip AI dan peningkatan produksi produk berbasis Blackwell.

Nvidia saat ini menguasai sekitar 80% pasar chip akselerator AI. Karena posisi itu, hasilnya sering jadi acuan buat seluruh sektor teknologi.

Reaksi harga Nvidia biasanya menular ke saham chip lain seperti AMD dan Broadcom (AVGO). Hasil yang kuat bisa menyalakan kembali reli AI, sementara sinyal melambat bisa memicu koreksi.

Nvidia bukan sekadar satu saham, tapi cerminan seluruh tema kecerdasan buatan. Panduan pendapatan dari manajemen sering lebih penting daripada angka kuartal berjalan.

Selain Nvidia, sejumlah perusahaan besar lain juga melaporkan hasil pekan ini:

Laporan dari sektor software seperti CrowdStrike dan Salesforce juga penting buat dipantau. Keduanya jadi ukuran seberapa besar belanja perusahaan untuk teknologi dan keamanan siber.

Di luar teknologi, laporan Best Buy memberi sinyal soal daya tahan konsumen AS. Konsumen yang masih kuat mendukung argumen skenario soft landing.

Pekan ini sekaligus menguji apakah tema AI masih cukup kuat menopang pasar. Laporan dari pemasok chip seperti Marvell akan memperjelas seberapa luas permintaan itu menyebar.

Musim earnings ini juga menyoroti perdebatan soal besarnya belanja infrastruktur AI. Investor ingin memastikan permintaan riil sepadan dengan investasi yang jor-joran.

Sentimen Pasar

Pasar saham AS memulai pekan ini dari rekor tertinggi. Indeks S&P 500 baru saja menembus level 7.800 untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Reli ini ditopang inflasi yang mereda dan keyakinan pada skenario soft landing. Skenario itu berarti The Fed berhasil menurunkan inflasi tanpa memicu resesi.

Data CPI dan PPI awal Agustus yang lebih rendah dari perkiraan jadi pemicu utama optimisme. Sinyal dovish dari Jackson Hole kemudian memperkuat harapan pemangkasan Fed Rate mulai September.

Meski begitu, pekan ini tetap penuh risiko dua arah. Kalau laporan Nvidia mengecewakan atau data PCE lebih panas dari perkiraan, Volatility bisa naik dengan cepat.

Valuasi saham teknologi yang sudah tinggi membuat ruang untuk kekecewaan jadi tipis. Ekspektasi terhadap Nvidia sangat besar, jadi hasil biasa saja pun bisa memicu aksi jual.

Banyak investor memilih menahan posisi besar sampai laporan Nvidia keluar. Setelah itu, arah pasar untuk beberapa pekan ke depan biasanya jadi lebih jelas.

Likuiditas pasar cenderung lebih tipis di akhir Agustus karena banyak pelaku libur. Kondisi ini bisa memperbesar ayunan harga saat data penting keluar.

Namun secara keseluruhan, latar belakang pasar masih tergolong konstruktif. Tren pemangkasan suku bunga biasanya jadi angin segar buat saham, terutama sektor teknologi.

Volatility berpotensi meningkat menjelang rilis data dan laporan besar ini. Wajar kalau kamu melihat ayunan harga yang lebih lebar dari hari biasa.

Buat kamu, ini bukan soal menebak arah harian, tapi bersiap menghadapi pergerakan besar. Pahami katalis yang menggerakkan portofoliomu sebelum data dan earnings rilis pekan ini.

Sources

CNBC, Stock market next week: Outlook for Aug. 24-28, 2026, 2026

Newsquawk, Weekly Economic Calendar - 24th-28th August 2026, 2026

Bloomberg, The S&P 500 Hit Another Record High in 2026, 2026

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Alfathan Rahman
Ditulis oleh
Alfathan Rahman
M. Alfathan Rahman adalah seorang content writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun dalam mengembangkan strategi konten digital di berbagai industri, termasuk fintech. Memiliki pengalaman memproduksi konten untuk situs perpajakan dan situs edukasi keuangan yang telah terdaftar di Kominfo. Berfokus pada riset data, serta penyusunan artikel finansial yang informatif, akurat, dan mudah dipahami oleh investor dari berbagai tingkat pengalaman.
Baca lebih lanjut
Welcome Rewards

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade