Outlook Pasar AS Pekan Ini: Earnings Meta dan Tesla

Alfathan RahmanAlfathan Rahman
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Outlook Pasar AS Pekan Ini: Earnings Meta dan Tesla

Gotrade News - Setelah Nasdaq mencatat pekan terburuk sejak Juni, pasar saham AS kini menunggu ujian besar dari musim earnings. Pekan 19-23 Oktober 2026 akan menjawab satu pertanyaan penting: apakah laporan keuangan bisa menahan tekanan di saham teknologi?

  • Meta dan Tesla rilis earnings Rabu, 21 Oktober setelah pasar tutup.
  • Data ekonomi pekan ini ringan, The Fed masuk masa tenang.
  • Kekhawatiran pendanaan AI dan Oil di atas $100 masih membayangi pasar.

Agenda Ekonomi Pekan Ini

Kalender ekonomi AS pekan ini relatif sepi dibanding pekan-pekan sebelumnya. Artinya, pergerakan pasar kemungkinan lebih banyak ditentukan oleh hasil earnings dan sentimen sektor teknologi.

Berikut data yang perlu kamu pantau:

Baca juga: Saham Meta Turun 1,6%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)
  • Selasa, 20 Oktober: data Housing Starts dan Building Permits, gambaran kesehatan sektor properti AS.
  • Kamis, 22 Oktober: klaim pengangguran mingguan (Initial Jobless Claims), diperkirakan naik tipis dari 199.000 ke sekitar 200.000.
  • Akhir pekan: data Flash PMI dari S&P Global untuk sektor manufaktur dan jasa.
  • Jumat, 23 Oktober: indeks sentimen konsumen University of Michigan.

Data Flash PMI juga penting karena jadi gambaran awal aktivitas bisnis bulan Oktober. Angka di atas 50 menandakan ekspansi, sementara di bawah 50 menandakan kontraksi.

Sementara itu, sentimen konsumen University of Michigan bisa menunjukkan dampak harga Oil yang tinggi terhadap rumah tangga AS. Jika ekspektasi inflasi konsumen naik, pasar bisa makin ragu soal peluang pemangkasan Fed Rate.

Klaim pengangguran yang masih di kisaran 200.000 menandakan pasar tenaga kerja AS tetap solid. Kalau angkanya melonjak jauh di atas perkiraan, pasar bisa mulai membaca adanya pelemahan ekonomi.

Baca juga: Saham Netflix (NFLX) Turun 1,7%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)

Dari sisi kebijakan moneter, The Fed sedang berada dalam masa tenang (quiet period) sejak 17 hingga 29 Oktober. Jadi, tidak akan ada pernyataan publik dari pejabat The Fed pekan ini.

Fokus besar justru ada di pekan depan. Data GDP kuartal III, inflasi PCE September, dan keputusan Fed Rate pada 27-28 Oktober akan jadi penentu arah pasar berikutnya.

Karena itu, pekan ini bisa jadi masa "menunggu" bagi banyak investor. Cek jadwal lengkap rilis data di Kalender Ekonomi Gotrade supaya kamu tidak ketinggalan momen penting.

Jadwal Earnings Pekan Ini

Musim earnings kuartal III memasuki fase tersibuk. Ratusan perusahaan dengan kapitalisasi pasar di atas $2 miliar dijadwalkan melapor pekan ini.

Berikut jadwal rilis earnings beberapa perusahaan besar pekan ini:

Netflix jadi pembuka earnings big tech pekan ini. Analis memperkirakan EPS sekitar $0,82, naik dari $0,59 di kuartal yang sama tahun lalu.

Pasar akan melihat pertumbuhan pendapatan iklan dan proyeksi kuartal berikutnya. Tahun lalu, saham Netflix turun sekitar 10% setelah rilis kuartal III karena beban pajak, jadi Volatility di sekitar rilis ini perlu kamu waspadai.

Meta jadi sorotan utama karena belanja AI-nya yang sangat besar. Konsensus memperkirakan pendapatan sekitar $63 miliar, tumbuh sekitar 23% secara tahunan.

Namun, angka pendapatan saja tidak cukup. Investor ingin melihat bukti bahwa investasi AI, termasuk Muse AI, mulai menghasilkan pertumbuhan yang sepadan dengan biayanya.

Tesla melapor hanya satu jam setelah Meta. Pengiriman kendaraan kuartal III mencapai 486.532 unit, di atas perkiraan analis sekitar 461.000 unit.

Meski begitu, perkiraan EPS analis masih tersebar lebar, dari $0,30 hingga $0,70 per saham. Komentar soal margin, Full Self-Driving, dan Cybercab kemungkinan lebih menggerakkan saham dibanding angka utamanya.

GE Aerospace, RTX, dan 3M memberi gambaran sektor industri dan pertahanan. Sektor ini sempat menjadi tempat "berlindung" investor saat saham teknologi tertekan pekan lalu.

Procter & Gamble mewakili saham defensif konsumen. Hasilnya bisa menunjukkan apakah konsumen AS masih kuat belanja di tengah harga energi yang tinggi.

Sentimen Pasar

Pasar memasuki pekan ini dengan suasana hati yang hati-hati. Pada Jumat, 16 Oktober, Nasdaq turun 2,14% ke 26.140, sementara S&P 500 melemah 1,09% ke 7.659.

Secara mingguan, Nasdaq anjlok sekitar 4,5% dan S&P 500 turun sekitar 2%. Menariknya, Dow justru naik sekitar 0,7% karena investor berpindah ke saham defensif dan energi.

Ada tiga faktor utama yang menekan pasar:

  • Kekhawatiran pendanaan AI: investor mulai cemas perusahaan teknologi terlalu banyak berutang untuk membangun infrastruktur AI.
  • Tekanan saham chip: ETF semikonduktor SMH turun sekitar 10% dalam sepekan, penurunan mingguan terbesar sejak April 2025.
  • Harga Oil: minyak mentah sempat menembus $100 per barel, menambah kekhawatiran soal inflasi.

Indeks Volatility VIX juga naik di atas 22 untuk pertama kalinya dalam empat bulan. Ini sinyal bahwa pelaku pasar mulai membeli perlindungan terhadap gejolak lebih lanjut.

Saham AI berbasis infrastruktur seperti CoreWeave ikut tertekan, turun hampir 12% pada Jumat. Sentimen ini berpotensi merembet ke nama besar seperti Nvidia (NVDA) jika earnings big tech pekan ini mengecewakan.

Sebaliknya, kalau Meta dan Tesla mampu meyakinkan pasar soal imbal hasil investasi AI, peluang pemulihan saham teknologi terbuka. Hasil dua laporan ini kemungkinan akan menentukan nada pasar hingga keputusan Fed Rate pekan depan.

Untuk pekan ini, kami melihat pasar cenderung bergerak dua arah dengan Volatility tinggi. Pastikan kamu memahami risiko setiap saham, mengatur porsi investasi dengan bijak, dan tidak mengambil keputusan hanya karena euforia atau panik sesaat.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu setelah melakukan riset sendiri.

Sources

CNBC, Nasdaq slides 2% Friday to post worst week since June, pressured by AI sell-off and oil prices, 2026

CNBC, Meta, Tesla earnings preview: Week of Oct. 19, 2026

FXEmpire, The Week Ahead: Meta, Tesla and Chip Earnings Put AI Trade to the Test, 2026

Kiplinger, Earnings Calendar and Analysis for This Week (October 19-23), 2026

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Alfathan Rahman
Ditulis oleh
Alfathan Rahman
M. Alfathan Rahman adalah seorang content writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun dalam mengembangkan strategi konten digital di berbagai industri, termasuk fintech. Memiliki pengalaman memproduksi konten untuk situs perpajakan dan situs edukasi keuangan yang telah terdaftar di Kominfo. Berfokus pada riset data, serta penyusunan artikel finansial yang informatif, akurat, dan mudah dipahami oleh investor dari berbagai tingkat pengalaman.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku