Gotrade News - Pasar saham Asia mengalami penurunan signifikan pada Selasa (31/3) akibat konflik Iran yang memicu lonjakan biaya energi. Kondisi ini menghapus seluruh keuntungan yang diraih tahun ini dan menekan indeks MSCI Asia Pasifik sebesar 1,1% di pagi hari.
Perang di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran akan inflasi yang meningkat, sementara prospek ekonomi global melambat. Saham-saham teknologi seperti Samsung dan SK Hynix terkena dampak paling besar dari kondisi ini.
Indeks MSCI untuk pasar negara berkembang juga tertekan, menghapus kenaikan sepanjang tahun 2026. Padahal, awal tahun membawa optimisme dengan lonjakan harga saham infrastruktur kecerdasan buatan.
Pergeseran ini menunjukkan volatilitas pasar, di mana keuntungan di pasar Asia yang sebelumnya mencapai rekor tertinggi pada Februari kini telah menghilang. Investor kini lebih berhati-hati di tengah ketidakpastian kebijakan moneter.
Berbeda dengan pasar Asia yang memerah, IHSG di Indonesia membuka perdagangan hari ini dengan kenaikan 0,44%, mencapai level 7.122. Sinyal rebound ini didukung oleh sektor energi yang mendapat dorongan dari kenaikan harga komoditas.
Sumber dari BRI Danareksa Sekuritas mengungkapkan, ketegangan AS-Iran meningkatkan harga minyak dan batubara, memberi sentimen positif bagi sektor energi di IHSG.
Secara teknikal, IHSG menunjukkan pola double bottom, membangkitkan harapan stabilisasi jangka pendek di atas level 7.000. Ini merupakan indikasi bahwa pasar domestik Indonesia memiliki ketahanan meski turbulensi melanda pasar Asia lainnya.
Pada perdagangan hari ini, volume saham yang diperdagangkan mencapai 810 juta dengan total nilai transaksi Rp509 miliar, menandakan antusiasme pasar yang relatif baik di tengah ketidakpastian global.
Kondisi pasar saat ini menunjukkan kontras antara kebijakan dan sentimen regional di Asia, di mana IHSG berpotensi memberikan peluang bagi investor lokal di tengah ketidakstabilan geopolitik.
Referensi:
- Bloomberg Technoz, Bursa Asia Memerah, Keuntungan 2026 Lenyap Akibat Konflik Iran. Diakses 31 Maret 2026
- Bloomberg Technoz, IHSG Dibuka Menguat, Sinyal Rebound Mulai Terlihat. Diakses 31 Maret 2026
- Kompas, Asing Lepas Rp 686 Miliar, IHSG Tertekan Meski Berhasil Pangkas Koreksi. Diakses 31 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












