Gotrade News - Pasar keuangan global menjadi waspada setelah Presiden Donald Trump memberikan batas waktu 48 jam bagi Iran untuk memastikan kelancaran jalur di Selat Hormuz. Ketegangan ini menghidupkan kembali kekhawatiran tentang gangguan aliran energi global.
Key Takeaways:
- Kemungkinan inflasi meningkat akibat tekanan harga minyak.
- Potensi gangguan parah pada rantai pasokan energi.
- Kemungkinan pemotongan suku bunga semakin menipis.
Hampir sepertiga dari minyak dunia melewati Selat Hormuz, dan setiap gangguan jangka panjang diperkirakan akan memperburuk inflasi. Harga minyak melonjak dengan trader energi mendorong harga di atas $100 per barel.
Brent Oil sempat mencapai $113, dan West Texas Intermediate berada di sekitar $98. Ketidakpastian ini membuat investor khawatir akan terjadinya krisis energi seperti di masa lalu.
Iran mengklaim tetap mengizinkan kapal melewati Hormuz, tetapi kapal dari negara pesaing mungkin menghadapi persyaratan tambahan. Aktivitas maritim yang melambat saat ini menunjukkan bahwa kegelisahan tentang penyumbatan rantai pasok dapat memburuk.
Futures ekuitas AS turun saat pelaku pasar menimbang risiko konflik meluas ke infrastruktur energi. Pengurangan pengapalan dapat mengganggu pasokan minyak mentah dan bahan bakar olahan, meningkatkan biaya operasional bisnis dan harga konsumen.
Retorika keras dari AS dan Iran memusatkan perhatian pada kontrol Selat Hormuz. Diplomat menyatakan, ketidakstabilan ini dapat memicu tren inflasi dan memperlambat pertumbuhan di negara-negara yang bergantung pada impor minyak Timur Tengah.
Perselisihan ini juga dibayangi oleh ancaman Iran untuk menyerang aset energi yang terkait dengan mitra AS, menambah elemen ketegangan di wilayah yang sudah sensitif secara geopolitik.
Referensi:
- Bloomberg, Stocks, Treasuries Drop as Iran Conflict Escalates: Markets Wrap. Diakses 23 Maret 2026
- Bloomberg, Gold Whipsaws After Worst Week in 40 Years as War Risks Mount. Diakses 23 Maret 2026
- Bloomberg, Fonterra Bracing for Supply Chain Impact From Prolonged Conflict. Diakses 23 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5













