Gotrade News - Pasar saham global melonjak setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan serangan terhadap Iran. Langkah ini terjadi setelah pertemuan yang disebut Trump sebagai 'sangat baik dan produktif' dengan Iran.
Key Takeaways:
- Investor kembali percaya diri setelah Trump mengumumkan penundaan serangan.
- Harga minyak turun tetapi rebound setelah pembicaraan AS-Iran.
- Meskipun ada penguatan, pasar tetap hati-hati.
Indeks saham FTSE 100 di London mengalami pemulihan kuat, setelah sebelumnya sempat turun drastis. Trump menyatakan bahwa diskusi dengan Iran akan terus berlanjut, menenangkan kekhawatiran pasar.
Di pasar minyak, harga turun tajam tetapi tidak menyentuh level $100 per barel setelah rebound. Kenaikan harga minyak ini menunjukkan bahwa meski ada optimisme, pelaku pasar tetap waspada terhadap ketidakpastian lebih lanjut.
Pasar saham Eropa dan AS juga menunjukkan pemulihan yang signifikan setelah pengumuman Trump. Investor menyambut baik upaya diplomatik ini dengan harapan akan membawa kestabilan jangka panjang.
Namun, beberapa pelaku pasar tetap skeptis atas keberlanjutan pemulihan ini. Ketidakpastian masih ada terkait dengan blokade Hormuz dan potensi serangan lain yang masih mungkin terjadi.
Di sisi lain, komentar Trump juga mendorong dolar AS melemah, memicu reaksi positif di pasar komoditas seperti tembaga yang naik hingga 3,9% di London.
Keputusan mengejutkan untuk menunda serangan ini memberikan angin segar bagi pasar finansial. Namun, pemain pasar tetap berhati-hati menantikan perkembangan lebih lanjut dari diskusi antara kedua negara.
Referensi:
- Bloomberg, Copper Jumps as Trump Postpones Strikes on Iranian Energy Assets. Diakses 23 Maret 2026
- Bloomberg, Gold and Silver Rebound as Trump Postpones Iran Energy Strikes. Diakses 23 Maret 2026
- Bloomberg, Trump Postpones Strikes Against Iran Power For Five Days. Diakses 23 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












