Gotrade News - Pemerintah Indonesia berencana mengumumkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) satu hari dalam sepekan pada akhir Maret 2026. Langkah ini bertujuan untuk efisiensi energi di tengah ketidakpastian global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa kebijakan tersebut akan segera diumumkan. Pengumuman ini dilakukan setelah pembahasan pemerintah bersama Presiden Prabowo Subianto.
Aturan WFH ini diharapkan mampu menekan seperlima konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Ini menjadi penting saat risiko gangguan pasokan energi meningkat akibat konflik Timur Tengah.
Meskipun demikian, detail pemberlakuan dan mekanisme teknis kebijakan ini belum dirinci. Informasi lebih lanjut diharapkan dalam waktu dekat.
Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi energi yang lebih luas. Tujuannya untuk menghadapi tantangan pasokan energi secara efektif.
Dengan situasi global yang tidak menentu, adaptasi melalui kebijakan ini diperlukan. Tujuan akhirnya untuk mengamankan pasokan energi nasional.
Pemerintah menegaskan pentingnya langkah-langkah ini untuk keberlanjutan energi. Partisipasi dari sektor publik dan swasta akan mendukung implementasinya.
Pengumuman ini dinantikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Efisiensi energi menjadi prioritas utama dalam agenda ekonomi nasional.
Referensi:
- Bloomberg Technoz, Pemerintah Segera Umumkan Aturan WFH 1 Hari per Pekan. Diakses 28 Maret 2026
- MetroTV, Mengukur Efektivitas WFH Dalam Menekan Penggunaan BBM. Diakses 28 Maret 2026
- MetroTV, Antispasi Lonjakan Arus Balik 28 29 Maret Menhub Imbau Masyarakat WFA. Diakses 28 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












