Jakarta, Gotrade News - Larry Page dan Sergey Brin dilaporkan mulai memindahkan aset pribadi mereka keluar dari California.
Langkah ini dilakukan tepat sebelum batas waktu penerapan aturan pajak kekayaan baru di negara bagian tersebut.
Perpindahan ini menjadi sinyal awal potensi eksodus modal besar-besaran dari pusat teknologi dunia.
Hal ini tentu relevan bagi kamu yang memantau pergerakan saham Alphabet Inc..
Key Takeaways
-
Ancaman pajak 5% untuk aset di atas $1 miliar memicu perpindahan aset ultra-kaya.
-
Belasan entitas bisnis pendiri Google kini beralih yurisdiksi ke Nevada dan Delaware.
-
Aturan pajak ini akan berlaku surut mulai 1 Januari 2026 jika lolos pemungutan suara.
TechCrunch melaporkan bahwa 15 perusahaan investasi Brin telah ditutup atau dikonversi menjadi entitas Nevada pada Desember lalu.
Sebanyak 45 entitas bisnis yang diasosiasikan dengan Page juga tercatat tidak aktif atau pindah negara bagian.
Business Insider mencatat salah satu entitas gabungan mereka, T-Rex LLC, resmi pindah ke Delaware pada akhir 2025.
Perusahaan tersebut kini mendaftarkan alamat kantor utamanya di Reno, Nevada.
California sedang mempertimbangkan pajak satu kali sebesar 5 persen untuk individu dengan kekayaan di atas $1 miliar.
Jika aturan ini lolos pada November nanti, pajak akan berlaku surut bagi warga yang tinggal per 1 Januari.
Pengacara Alex Spiro telah memperingatkan Gubernur California bahwa aturan ini akan memicu keluarnya modal dan inovasi.
Investor perlu memantau apakah tren ini akan mempengaruhi stabilitas iklim bisnis di Silicon Valley ke depannya.
Referensi:
-
TechCrunch, Google co-founders may be leaving California. Diakses pada 12 Januari 2026
-
Business Insider, Google cofounders Sergey Brin and Larry Page moved an LLC out of California ahead of proposed billionaire's tax. Diakses pada 12 Januari 2026
-
Featured Image: Business Insider
Disclaimer
PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.












