Gotrade News - Ketegangan geopolitik terbaru telah memicu lonjakan signifikan harga aset energi global. Investor kini beralih ke reksa dana bursa untuk mengamankan nilai portofolio.
Konflik tersebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sejak Sabtu (28/02). Situasi ini membuat pasar komoditas dan derivatif mengalami fluktuasi yang cukup tajam.
Key Takeaways:
-
Konflik Timur Tengah mendorong lonjakan harga minyak global secara signifikan.
-
Tiga ETF minyak mencatat keuntungan pesat hingga mencapai kisaran 46%.
-
Aset energi kembali menjadi pelindung nilai portofolio utama saat ini.
Menurut laporan dari Finbold pada Senin (09/03), perang memicu kenaikan harga energi. Perusahaan minyak berpotensi mendapat keuntungan jangka pendek dari kondisi pembatasan pasokan tersebut.
United States Oil Fund LP mencatat performa luar biasa dalam beberapa pekan. Nilai aset ini melonjak 46,08% sejak akhir Februari hingga hari ini.
Harga instrumen USO ini naik pesat dari $81,95 menjadi $119,71 per unit. Produk investasi ini berupaya melacak pergerakan harga minyak mentah West Texas Intermediate.
ProShares K-1 Free Crude Oil ETF juga memberikan keuntungan besar bagi investor. Aset bursa ini naik 19,20% sejak pertempuran dimulai pada akhir bulan lalu.
Harga ETF ini melesat tajam dari $43,33 menjadi $51,65 pada pekan ini. Instrumen ini dirancang untuk memberikan eksposur komoditas tanpa proses pajak yang rumit.
Invesco DB Oil Fund menjadi pilihan ketiga yang mendapat sorotan pasar saham. ETF ini berfokus pada upaya meminimalkan dampak volatilitas harga komoditas global.
Nilai instrumen DBO ini melonjak 34,49% selama konflik bersenjata tersebut berlangsung. Harganya bergerak naik dari $14,44 menjadi $19,42 hingga perdagangan awal pekan ini.
Ketiga produk investasi ini mengandalkan kontrak berjangka minyak sebagai strategi portofolio utamanya. Tren kenaikan ini berpeluang berlanjut jika pasokan energi dunia tetap terganggu.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
-
Finbold, 3 Oil ETFs investors are buying as gas prices soar. Diakses 10 Maret 2026
-
Featured Image: Shutterstock












