Perseteruan Trump dan Dimon Soal Independensi Fed

Perseteruan Trump dan Dimon Soal Independensi Fed

Share this article

Jakarta, Gotrade News - Presiden Donald Trump resmi menolak kritik CEO JPMorgan Chase & Co. Jamie Dimon terkait penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap Federal Reserve. Ketegangan ini menandakan babak baru dalam rencana perombakan kepemimpinan bank sentral Amerika Serikat.


Key Takeaways

  • Trump berencana mengumumkan pengganti Jerome Powell dalam beberapa minggu ke depan.

  • Independensi Fed terancam akibat penyelidikan renovasi markas dan testimoni kongres.

  • Rencana pembatasan bunga kartu kredit 10 persen berisiko membatasi akses kredit masyarakat.


Baca Juga: Inflasi AS Stabil 2,7%, Fokus The Fed Kini Bergeser ke Pasar Tenaga Kerja

Trump menyebut tindakan tersebut perlu karena menganggap kepemimpinan Jerome Powell saat ini tidak memadai. Ia menegaskan penyelidikan DOJ terhadap Powell adalah langkah yang tepat secara hukum.

Menurut laporan dari Bloomberg, Jamie Dimon sebelumnya menyatakan kekhawatiran atas intervensi politik terhadap Fed. Dimon menilai pelemahan independensi bank sentral justru akan memicu ekspektasi inflasi lebih tinggi.

Kenaikan suku bunga jangka panjang diprediksi menjadi konsekuensi jika pasar kehilangan kepercayaan pada Fed. Dimon menekankan stabilitas moneter bergantung pada kebebasan bank sentral dari tekanan eksekutif.

Dampak ke Sektor Perbankan dan Pasar

Trump tetap bersikeras mengganti Powell meskipun muncul penolakan dari internal Partai Republik. Senator Thom Tillis mengancam akan memblokir semua nominasi baru Fed hingga masalah ini tuntas.

Kebijakan lain yang memicu perdebatan adalah usulan pembatasan bunga kartu kredit maksimal 10 persen. Trump menargetkan perlindungan bagi konsumen yang saat ini terbebani bunga hingga 28 persen.

Para pelaku perbankan memperingatkan bahwa kebijakan ini dapat merusak program loyalitas atau hadiah. Selain itu, akses kredit bagi masyarakat kelas menengah bawah terancam semakin sulit didapat.

Faktor Penentu Pergerakan Berikutnya

Pasar kini menanti nama calon pengganti Jerome Powell yang akan diumumkan Trump segera. Keputusan ini akan menentukan arah kebijakan moneter AS dan stabilitas nilai tukar dolar.

Baca Juga: Netflix Bidik Warner Bros Pakai Tunai, Apa Efeknya?

Ketidakpastian politik di Washington berpotensi meningkatkan volatilitas pada pasar saham dan obligasi global. Investor perlu memantau apakah Kongres akan menyetujui intervensi terhadap suku bunga perbankan tersebut.

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade