Prediksi IHSG 30 September: Rawan Koreksi Usai Turun 0,43%

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Prediksi IHSG 30 September: Rawan Koreksi Usai Turun 0,43%

Key Takeaways

  • IHSG ditutup turun 0,43% ke 6.121,70 pada 29/9, dengan net sell asing Rp777,18 miliar di seluruh pasar.

  • Proyeksi hari ini beragam, dari rentang 5.851-6.016 hingga peluang uji 6.152-6.196 versi MNC Sekuritas.

Gotrade News - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah di rentang 5.851 hingga 6.016 pada perdagangan Rabu (30/9/2026), menurut laporan kumparan. Proyeksi ini muncul setelah IHSG terkoreksi 26,16 poin atau 0,43% ke level 6.121 pada Selasa (29/9).

Pandangan analis untuk hari ini tidak seragam. Dilansir Liputan6, MNC Sekuritas masih melihat peluang penguatan jangka pendek untuk menguji 6.152 sampai 6.196, sedangkan Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG melemah terbatas di kisaran 6.050 hingga 6.250.

GOTO Anjlok 13,95%, Asing Net Sell Rp777 Miliar

Menurut CNBC Indonesia, IHSG ditutup di level 6.121,70 pada Selasa dengan tekanan terbesar datang dari GOTO, yang anjlok 13,95% dan memberikan pengaruh -11,00 poin terhadap indeks. BBCA melemah 1,20% dan BREN terkoreksi 3,63%, sementara BBRI, VKTR, dan DSSA masing-masing naik 0,96%, 7,79%, dan 3,32%.

Baca juga: Aksi Korporasi Emiten (DOOH Rights Issue & Akuisisi INET, Dividen Interim BMRI, Buyback AALI, DADA ARB)

Data yang sama mencatat investor asing membukukan net sell Rp536,70 miliar di pasar reguler dan Rp777,18 miliar di seluruh pasar. Tujuh dari 11 sektor berakhir di zona merah, dengan sektor teknologi turun paling dalam sebesar 3,37%, sedangkan sektor consumer cyclical naik 0,70%. Pelaku pasar juga mencermati penerapan kebijakan short selling yang mulai berlaku pada 1 Oktober.

Di pasar saham AS, indeks utama juga berakhir melemah. CNBC Indonesia melaporkan Dow Jones turun 0,26% ke 51.349, S&P 500 yang menjadi acuan SPDR S&P 500 ETF (SPY) terkoreksi 0,17% ke 7.670, dan Nasdaq turun 0,09% ke 26.797. ETF saham Indonesia di bursa AS, iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), turun 0,30%, sementara indeks MSCI Indonesia melemah 0,20%.

RSI Oversold dan Harga Minyak WTI Turun 3,95%

Dari sisi teknikal, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta menilai IHSG sudah berada di area jenuh jual, seperti dikutip kumparan.

Baca juga: Danantara: Laporan Keuangan Rilis Oktober, Kantor Investasi Hong Kong, Impor KRL

"Walaupun Stochastics K_D menunjukkan sinyal negatif, adapun RSI sudah sangat jenuh jual atau extremely oversold, serta volume mengalami penguatan," kata M. Nafan Aji Gusta, Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Menurut Nafan, sentimen pasar sedikit berbalik positif setelah muncul laporan bahwa Gedung Putih terbuka mempertimbangkan peninjauan kembali sanksi terhadap Iran demi meredakan tensi geopolitik. Kabar itu meredam lonjakan harga minyak: pada penutupan 29 September 2026, minyak mentah WTI, acuan yang dilacak United States Oil Fund (USO), turun 3,95% ke USD 88,95 per barel, sementara Brent turun 1,99% ke USD 95,88 per barel.

Dari dalam negeri, menurut kumparan, DPR menetapkan RUU APBN 2027 menjadi APBN pada Selasa (29/9/2026). Defisit fiskal disepakati di kisaran 2,4% dari PDB atau Rp 671,16 triliun, dengan target pendapatan negara disesuaikan naik menjadi Rp 3.435,1 triliun.

Support IHSG 6.041, Resistance 6.297

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave c dari wave (y), "sehingga masih terdapat peluang penguatan dalam jangka pendek untuk menguji 6.152-6.196," ujarnya seperti dilansir Liputan6. Namun, ia meminta pelaku pasar mewaspadai koreksi lanjutan yang akan menguji 5.850-5.946.

Herditya memetakan support IHSG di 6.041 dan 5.984, dengan resistance di 6.297 dan 6.419. Riset Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance di 6.050-6.250.

Sumber

Skenario

Level IHSG

Laporan kumparan

Melemah

5.851-6.016

MNC Sekuritas

Penguatan jangka pendek

6.152-6.196

MNC Sekuritas

Koreksi lanjutan

5.850-5.946

MNC Sekuritas

Support / Resistance

6.041, 5.984 / 6.297, 6.419

Pilarmas Investindo Sekuritas

Melemah terbatas

6.050-6.250

Proyeksi di atas merupakan pandangan analis masing-masing sekuritas dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu. Setiap keputusan investasi tetap berada di tangan investor.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku