Gotrade News - Sektor saham perangkat lunak mulai bangkit pada Senin (10/02) setelah aksi jual besar-besaran selama sepekan terakhir. Momentum ini muncul karena investor menilai kembali ketakutan bahwa kecerdasan buatan akan mematikan model bisnis industri ini.
Analis Wall Street menilai narasi "kiamat software" akibat update Claude dari Anthropic terlalu berlebihan saat ini. Koreksi harga yang terjadi justru dianggap sebagai peluang masuk bagi investor yang jeli melihat fundamental.
Key Takeaways
Wall Street menyebut ketakutan AI menggantikan software enterprise adalah reaksi pasar yang terlalu dini.
Transisi adopsi AI membutuhkan waktu karena kompleksitas migrasi data dan risiko keamanan perusahaan.
Valuasi perusahaan software yang terdiskon saat ini dilihat analis sebagai peluang beli yang menarik.
Oracle memimpin pemulihan dengan kenaikan hampir 10% setelah mendapatkan peningkatan peringkat rekomendasi saham. Gil Luria dari DA Davidson menegaskan dalam catatannya bahwa produk software tidak akan mati karena AI.
Aksi jual sebelumnya dipicu oleh ketakutan terhadap kemampuan model bahasa besar baru dari Anthropic. Investor khawatir kemampuan Claude memproses dokumen panjang akan menggeser kebutuhan terhadap software legal dan keuangan.
Namun, Dan Ives dari Wedbush Securities menyebut narasi kehancuran software ini sebagai skenario yang sangat berlebihan. Ia justru tetap optimis pada pemain besar seperti Microsoft yang memiliki fundamental kuat.
Manajemen Monday.com menegaskan pelanggan lebih memilih sistem yang sudah memiliki konteks data kerja mereka. Integrasi AI justru kemungkinan besar akan dilakukan di dalam ekosistem software yang sudah ada sebelumnya.
Josh Sheluk dari Veracan Capital membandingkan situasi ini dengan kehadiran spreadsheet di tahun 1990-an. Teknologi baru tersebut terbukti tidak menggantikan akuntan, melainkan membantu mereka menangani tugas-tugas dasar secara efisien.
Volatilitas pasar akibat perdebatan dampak AI ini menciptakan pergerakan harga yang sangat dinamis. Kamu tidak perlu bingung menebak apakah pasar akan naik karena optimisme atau turun karena panik.
Dengan strategi Options pada S&P 500 ETF (SPY), potensi keuntungan bisa diraih dari dua arah pergerakan. Kamu bisa memanfaatkan momentum kenaikan saat rebound atau melindungi nilai aset saat pasar terkoreksi tajam.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
Yahoo Finance, Software stocks jump as Wall Street pushes back on 'doomsday scenario' for industry. Diakses pada 10 Februari 2026
Global News, Why software stocks are clawing back after a ‘severe’ hit over AI updates. Diakses pada 10 Februari 2026
Featured Image: Shutterstock











