Gotrade News - Apple baru saja mencatat pendapatan kuartal pertama 2026 yang menjadi rekor tertinggi dalam sejarah perusahaan. Kinerja impresif ini memberikan sinyal kuat bagi investor mengenai keberlanjutan tren pertumbuhan teknologi konsumer.
Key Takeaways:
-
Pendapatan iPhone menembus rekor US$85,3 miliar, melampaui prediksi analis Wall Street.
-
Penjualan di China melonjak 38 persen, menandakan pemulihan pangsa pasar yang signifikan.
-
Target harga saham diproyeksikan menuju US$300 didorong oleh sentimen "supercycle" dan AI.
Laporan keuangan terbaru menunjukkan pendapatan segmen iPhone berhasil menyentuh angka tertinggi sepanjang masa. Menurut Watcher Guru, angka penjualan iPhone mencapai US$85,3 miliar pada kuartal ini.
Analis menilai siklus pembaruan perangkat atau upgrade cycle menjadi pendorong utama lonjakan volume penjualan. The Daily Upside menyebut pengguna mulai mengganti perangkat lama yang mereka beli saat masa pandemi.
Pertumbuhan signifikan juga terlihat jelas dari pulihnya pangsa pasar perusahaan di wilayah China. Data penjualan di wilayah strategis tersebut tercatat melonjak hingga 38 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Sentimen positif pasar semakin diperkuat oleh langkah agresif manajemen dalam pengembangan fitur kecerdasan buatan. Laporan terbaru mengonfirmasi rencana integrasi fitur AI menggunakan teknologi Gemini milik Google.
Ekspansi teknologi berlanjut lewat langkah strategis akuisisi startup Q.AI dengan nilai mencapai US$2 miliar. Teknologi ini diproyeksikan akan memperkuat posisi kompetitif perusahaan dalam persaingan produk wearable masa depan.
Optimisme pasar terhadap fundamental perusahaan terlihat dari revisi target harga saham oleh berbagai firma investasi besar. Pakar investasi memproyeksikan harga saham berpotensi menembus level resistensi US$270 menuju US$300.
Namun, investor tetap perlu memperhatikan potensi risiko tekanan pada margin keuntungan perusahaan di masa depan. CEO Tim Cook memperingatkan bahwa kelangkaan chip memori global bisa berdampak pada rantai pasok.
Manfaatkan Momentum Apple dengan Options
Volatilitas harga saham teknologi seperti Apple sering kali membuka peluang profit dua arah bagi trader jeli. Kamu tidak harus membeli saham penuh untuk memanfaatkan pergerakan harga menuju target US$300 ini.
Dengan fitur Options di Gotrade, kamu bisa meraih potensi imbal hasil dari pergerakan harga saham Apple dengan modal lebih efisien. Gotrade menyediakan akses ke lebih dari 600 Options dan ETF terbaik untuk diversifikasi strategimu.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
-
Watcher Guru, Apple Stock to $300? iPhone Sales, Gemini Deal to Fuel AAPL. Diakses pada 3 Februari 2026
-
The Daily Upside, ‘Bigger Than Bigger’ iPhone 17 Sales Drive Apple Revenue to Record High. Diakses pada 3 Februari 2026
-
Featured Image: Shutterstock











