Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Geopolitik

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Geopolitik

Share this article

Gotrade News - Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan signifikan mencapai Rp 17.079 per dolar AS pada perdagangan 7 April 2026. Faktor global seperti harga minyak dan ketegangan geopolitik menjadi pemicu utama pelemahan ini.

  • Kenaikan harga minyak memperburuk tekanan pada rupiah.
  • Ketegangan geopolitik AS-Iran turut berpengaruh negatif.
  • Faktor domestik seperti defisit APBN membebani nilai tukar.

Rupiah terus tertekan oleh sentimen global di tengah volatilitas harga minyak. Kurs dolar di sejumlah bank besar berkisar Rp 17.000 per dolar AS, indikasi bahwa tekanan belum reda. Pada 7 April, kurs rupiah di Bank Mandiri tercatat Rp 16.985 untuk beli dan Rp 17.015 untuk jual.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran pasar. Pernyataan Donald Trump mengenai kemungkinan serangan ke Iran menambah tekanan. Jalur distribusi minyak global, Selat Hormuz, menjadi titik kritis dalam situasi ini.

Harga minyak jenis West Texas Intermediate sempat melonjak ke USD 115 per barel. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran inflasi global, memperkuat dolar AS sebagai aset safe haven, dan menambah tekanan pada rupiah.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut tekanan pada rupiah masih akan berlanjut. Faktor risiko global yang tinggi membuat investor beralih ke dolar AS, menghindari aset berisiko seperti rupiah.

Dari sisi domestik, defisit APBN juga berperan dalam pelemahan ini. Defisit tercatat Rp 240,1 triliun hingga Maret 2026, hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Kondisi fiskal ini memperburuk sentimen terhadap rupiah di pasar keuangan.

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan fluktuasi rupiah cenderung melemah. Kekhawatiran inflasi akibat lonjakan harga minyak menekan pasar keuangan lebih dalam, terutama di sektor transportasi dan manufaktur.

Kombinasi faktor global dan domestik membuat nilai tukar rupiah tetap dalam tekanan tinggi. Situasi ini membutuhkan perhatian bagi pelaku pasar dan pemangku kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi negara.


Referensi:

Featured Image: GPT Image 1.5

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade